Ekonomi BisnisPanen Raya, Petani Berharap Pemerintah Tidak Impor Jagung Lagi

Panen Raya, Petani Berharap Pemerintah Tidak Impor Jagung Lagi

-

- Advertisment -spot_img
Petani Jagung di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang saat kegiatan panen raya jagung, Kamis (28/2).

SEMARANG – Petani Jagung di Desa Tegaldowo Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang berharap agar pemerintah tidak melakukan impor jagung kembali. Pasalnya saat ini petani di wilayah tersebut tengah melakukan panen raya.

Ketua Kelompok Tani desa setempat, Nyono mengatakan, pemerintah agar tidak mengimpor jagung kembali dengan harapan harga jual bisa naik.

Adapun jenis jagung yang dipanen, kata dia adalah jagung Bisi 18. Untuk luas lahan tanaman jagung miliknya sendiri 2,5 hektar dengan produksi 8 ton per hektar.

“Ini luas perkebunan 2,5 hektar dengan jagung jenis Bisi 18, berasal dari bantuan pemerintah dan swadaya petani. Ini harga jualnya Rp 2.200. Harapan kami pemerintah tidak mengimpor jagung agar harga jual bisa naik,“ ungkapnya, Kamis (28/2).

Senada dengan suara petani jagung, Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Suratmin mendukung harapan petani agar pemerintah tidak mengimpor jagung. Rembang sendiri siap mendukung program pemerintah terkait swasembada jagung.

Ia menyebutkan bahwa saat ini Rembang sedang memasuki musim panen jagung, khusus di desa Tegaldowo ada 1000 hektar dan untuk luas lahan tanaman jagung di kabupaten Rembang saat ini mencapai 18 ribu hektar.

“Total lahan jagung mulai Oktober 2018 sampai Februari 2019 ini mencapai 18 ribu hektar. Dan yang sudah panen 5 ribu hektar, harga jualnya Rp 2.200 pipil kering panen memang mengalami penurunan dulu sempat Rp 2500 dan Rp 3000,” ujarnya.

Satu tahun diharapkan luas tanaman jagung di Rembang mencapai 25 ribu hektar. Pihaknya berharap pemerintah pusat bisa memperhatikan penurunan harga jual jagung, agar petani bisa merasakan untung yang lebih besar. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda