Parkir Sembarangan di Kota Lama Semarang Bakal Diingatkan Lewat Mikrofon

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pengembangan Smart City guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan memecahkan persoalan perkotaan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang, Bambang Pramusinto mengatakan, pihaknya tengah mengembangkan konsep smart city untuk kawasan Kota Lama.

Menurutnya, kawasan tersebut sangat ideal untuk diterapkan konsep smart city. Satu diantara teknologi smart city yang akan diterapkan di kawasan Kota Lama yakni pemasangan CCTV yang menggunakan analitic sensor.

“Kalau ada tempar sampah meluber nanti ada alat yang berbunyi di common center. Kemudian petugas common center akan menghubungi DLH. Misalkan ada pelanggaran parkir, ada notifikasi di common center, kami juga bisa mengingatkan melalui mikrofon,” kata Bambang, Selasa (29/10/19).

Dia mengatakan, konsep smart city yang akan diterapkan di kawasan little netherland tidak hanya itu. Pembayaram parkir melalui uang elektronik (e-money), lampu penerangan jalan menggunakan smart lighting, pembayaran makanan melalui sistem aplikasi dan pemasangan alat di setiap restoran dan kafe untuk penghitungan pajak.

“Nanti kalau pengunjung makan di restoran kawasan Kota Lama, pajaknya bisa langsung masuk ke kasda. Itu semua sedang kami persiapkan dan koordinasikan dengan organisasi pemerintah daerah (OPD) dan sejumlah stakeholder. Mudah-mudahan nanti hasilnya sudah bisa dilihat 2020,” pungkasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here