Pasar Tambak Lorok Ditargetkan Selesai Akhir Maret 2019

Para pekerja tengah menyelesaikan sejumlah akses infrastruktur pendukung Pasar Tambak Lorok Semarang, Selasa (5/3).

SEMARANG – Setelah gagal memenuhi target pada awal Juli 2018 lalu, proyek pembangunan Pasar Tambak Lorok, Semarang ditargetkan akan bisa selesai akhir maret 2019 nanti.

Pengawas Lapangan Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Kawasan Permukiman Strategis (PKPS), Pramihardi Nur Cahyono mengatakan, tersendatnya pembangunan pasar tersebut disebabkan pembebasan lahan yang belum tuntas.

“Ada sekitar 250 lahan yang perlu dibebaskan, sehingga pengerjaan proyek pembangunan Pasar Tambak Lorok tidak bisa dikerjakan secara berurutan,” jelasnya Selasa (5/3).

Untuk itu, Cahyono menginstruksikan pembangunan Pasar Tambak Lorok mulai dikerjakan pada lahan yang sudah bebas terlebih dahulu. “Sekarang ini, masih menyisakan sepuluh lahan yang belum bebas,” paparnya.

Cahyono menerangkan bahwa 10 lahan yang belum bebas menjadi kendala dalam pembangunan.

Menurutnya ada dua lahan yang belum bebas berada pada ruang terbuka hijau, meskipun belum bebas namun masih bisa dikerjakan. Kemudian ada delapan lahan berada di pembangunan jalan poros dan sudah masuk dalam Pengadilan Negeri.

Berdasarkan eksekusi dengan jalan nego Pengadilan Negeri, ada dua lahan yang berhasil di nego dan disepakati nilainya. “Sehingga masih menyisakan enam lahan yang belum bebas,” paparnya.

Kendati demikian, Cahyono tetap menargetkan pada akhir Maret 2019 pembangunan Pasar Tambak Lorok sudah selesai semua. “Ini pembanguanannya sudah sampai 94 persen, semoga kedepannya lancar,” tandasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here