UmumPendidikanPembina PMR Diharapkan Mampu Menempa Charakter Building Generasi Muda

Pembina PMR Diharapkan Mampu Menempa Charakter Building Generasi Muda

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Pembina PMR diharapkan berperan aktif dalam pembentukan karakter, mental, perilaku dan sikap bagi generasi muda khususnya anggota Palang Merah Remaja di sekolah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris PMI Banjarnegara Titho Agus Wigono saat membuka kegiatan Penataran dan Lokakarya (Pentaloka) Pembina PMR Madya (SMP/MTs) dan Wira (SMA/SMK/MA) Tahun 2019 di Sanggar Bhakti Pramuka Banjarnegara.

“Membina tidaklah mudah, dan lewat Pentaloka ini mampu menjadi langkah awal aksi nyata menuju peran strategis generasi muda khususnya PMR menjadi remaja yang tangguh dan berkualitas,” paparnya sebagaimna dalam keterangan tertulis, Kamis (21/2).

Selain itu kata dia dibutuhkan metode, keuletan, ketrampilan dan kesabaran ekstra agar pengembangan nilai-nilai Charakter Buliding bagi PMR ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai kurikulum yang telah ditetapkan.

Ketua Panitia kegiatan Rujiman mengatakan Pentaloka dilaksanakan selama tiga hari dan diikuti oleh 98 pesera yang merupakan pembina PMR Madya dan Wira.

“Lewat moment ini diharapkan kualitas dan kuantita pembina PMR dapat diupgrade dan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat di lingkungan dan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan ini sangat penting karena berkorelasi dengan berkembangnya pembinaan PMR disekolah, terlebih Banjarnegara merupakan wilayah yang rawan bencana alam dan 70 persen diantaranya adalah rawan longsor.

Kepala Markas PMI Banjarnegara Edi Purwanto mengatakan aksi nyata dan keteladanan Pembina PMR disekolah sangat dibutuhkan demi terwujudnya Tri bakti PMR.

“Meningkatkan ketrampilan, hidup sehat, berbakti dan berkarya dimasyarakat serta mempererat persahabatan nasional dan internasional dapat terwujud secara bertahap dan berkesinambungan,” paparnya.

Langkah nyata tersebut harus dimulai dari kegiatan kecil dan sederhana baik di lingkungan, sekolah dan tempat tinggalnya.

Dalam kegiatan tersebut peserta diberikan beberapa materi dengan kurikulum 35 jam pelajaran yakni Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, Ayo siaga bencana, Manajement PMR, Pertolongan pertama, Perawatan keluarga, Donor darah, Kesehatan remaja, simulasi dan Rencana Kerja Tindak Lanjut. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN UP2D Garap Pemeliharaan Kubikel GI Mranggen

SEMARANG- PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan DIY, pada Minggu (21/11/2021) telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin...

BCA Hadirkan Bakti Sosial Operasi Katarak Bersama Perdami

PURWOKERTO, 27 November 2021 – Katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan bagi indera penglihatan yang dapat diderita siapa saja....

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda