Permintaan Pop Mie Melonjak Tajam saat Akhir Tahun

Kepala Cabang Indofood CBP Divisi Mie Instan Cabang Semarang, Devie Permana (tengah) saat memberi keterangan pers, Rabu (28/11).

SEMARANG- Menjelang libur akhir tahun 2018 permintaan Pop Mie diprediksi bakal melonjak tajam, hal itu karena produk makanan Indofood ini banyak dipilih wisatawan saat berkunjung ke tempat-tempat wisata maupun untuk menemani waktu senggang.

“Pemasaran yang dominan tidak hanya di objek wisata saja, tapi biasanya di sepanjang jalan juga meningkat. Misal di rumah makan biasanya mereka menyetok satu karton dihari biasa, lalu saat libur akhir tahun bertambah dua kali lipatnya,” kata Kepala Cabang Indofood CBP Divisi Mie Instan Cabang Semarang, Devie Permana, Rabu (28/11).

Devie mengatakan, Indofood juga telah meluncurkan produk terbarunya yakni Pop Mie Goreng Pedes Gledek untuk memanjakan lidah para penggemar Pop Mie.

Di sisi lain kata dia, saat ini Indomie Goreng Aceh juga tengah booming di masyarakat, bahkan tak hanya masyarakat Aceh saja. Ini dikarenakan rempah-rempah yang ada mudah diterima lidah masyarakat luas.

“Awalnya Indomie Goreng Aceh hanya di launching di Aceh saja. Namun ternyata mendapat antusias yang cukup bagus termasuk di Semarang akhirnya di launching secara nasional,” ujarnya.

Ditambahkan, sejauh ini Indomie sudah ada kurang lebih 20 varian rasa yang bisa dipilih masyarakat. “Kontribusi terbesar sampai saat ini tetap Indomie goreng, karena produk ini juga masuk dalam 10 makanan terfavorit. Selain itu Indomie Goreng rendang juga kontribusi terbesar nomor dua setelah Indomie Goreng,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here