PeristiwaRibuan Orang Padati Karnaval Dugderan di Jalan Pahlawan

Ribuan Orang Padati Karnaval Dugderan di Jalan Pahlawan

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG- Ribuan orang memadati halaman balai Kota Semarang Jawa Tengah dan sepanjang Jalan Pahlawan, Selasa (15/5).

Ribuan orang itu nampak antusias mengikuti dan menyaksikan tradisi Dugderan menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah, yang dimulai dari halaman balai kota.

Kegiatan karnaval dibuka langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dengan menabuh beduk berkali-kali, yang diringi pula atraksi “drum band” dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.

Secara berurutan, dari 16 kecamatan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai komunitas, hingga barongsai, serta tak ketinggalan Warak Ngendog, hewan imajiner yang menjadi ikon Kota Semarang memeriahkan karnval kali ini.

Hendrar Prihadi, beserta istri, serta Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti dan suami pun menyusul dengan kereta kencana diiringi bendi yang dinaiki jajaran muspida.

Rute yang dilalui karnaval Dugderan, yakni Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, hingga Jalan Kolonel Sugiyono, kemudian menuju Masjid Agung Semarang atau biasa disebut Masjid Kauman.

Di Masjid Kauman, Wali Kota Semarang yang memerankan sebagai Kanjeng Bupati Arya Purbaningrat menerima suhuf halaqah dari ulama, kemudian membacakannya di hadapan masyarakat Kota Semarang.

Wali Kota Semarang yang memerankan sebagai Kanjeng Bupati Arya Purbaningrat, membacakan Suluk Halaqah dihadapan ribuan warga di Masjid Kauman, Johar, Semarang.

Tak ketinggalan, pemukulan bedug di Masjid Kauman diiringi bunyi dentuman seperti meriam yang merupakan cikal bakal nama “Dugderan”, yakni dari bunyi “dug” bedug dan “der” bunyi meriam yang pada kali ini diganti dengan bom balon.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian air khataman Alquran dan ribuan kue ganjel rel, yang berfilosofikan untuk menghilangkan sesuatu yang mengganjal di hati, kepada masyarakat yang sudah rela berdesak-desakan di halaman masjid itu.

Seusai kegiatan itu, rombongan bergerak ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) untuk penyerahan suhuf halaqah kepada Gubernur Jateng, diwakili Sekda Jateng Sri Puryono yang berperan sebagai Raden Mas Tumenggung Probohadikusumo.

Di MAJT Semarang, dilakukan pula prosesi yang hampir sama, yakni pembacaan suhuf halaqah oleh Raden Mas Tumenggung Probohadikusumo kepada masyarakat Jateng yang sebentar lagi memasuki bulan puasa. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

DPD MKGR Jawa Tengah Dukung Airlangga Hartarto Jadi Presiden

SEMARANG - Pelantikan Pengurus DPD Ormas MKGR Jawa Tengah digelar di Ballroom Hotel Santika Kota Semarang, Sabtu (27/11/2021). Sebelumnya, Musda...

SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart

JAKARTA - Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria...

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Jangkau Publik Lebih Besar Mengenal Solusi HVAC, LG Perkenalkan Showroom Virtual

JAKARTA— Memanfaatkan terapan teknologi digital, LG Electronics (LG) memperkenalkan sebuah ruang pamer online yang dibuat khusus bagi produk solusi...

PLN UP3 Purwokerto Sinergi Terangi Negeri

PURWOKERTO - PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, melaksanakan Multi Stakeholder Forum (MSF) Tahun 2021 Kamis...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda