Tidak Dapat Jatah Kuota Pendidik, Disdik Kota Semarang Bakal Rekrut Non ASN

SEMARANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang berencana membuka seleksi tenaga non aparatur sipil negara (ASN) untuk formasi guru dan tenaga pendidikan pada 2020 mendatang.

Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, seleksi non ASN ini dilakukan sebagai upaya menutup kekurangan guru dan tenaga pendidik di Kota Semarang. Karena pada seleksi seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) November 2019, Semarang tidak mendapatkan formasi pendidikan.

“Kami antisipasi kami usahakan ada rekrutmen non ASN lagi sembari nunggu rekrutmen ASN untuk guru dan tendik karena pada 2020 ada guru dan tendik yang pensiun sebanyak 401,” kata Gunawan, Selasa (5/11/19).

Adapun total guru di Kota Semarang sekitar 7.000 orang dan 3.000 diantaranya merupakan tenaga non ASN.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, seleksi CPNS November ini Kota Semarang memang tidak mendapatkan kuota pendidik dan kesehatan.

Meski demikian, pihaknya akan berupaya dan mengusulkan formasi pendidik dan kesehatan pada seleksi CPNS berikutnya.

“Saya rasa ada peluang tahun-tahun berikutnya untuk tenaga pendidikan dan kesehatan,” ucap Hendi, sapaannya.

Dia menambahkan, sebagai solusi tidak mendapatkan jatah formasi pendidikan dan kesehatan dalam CPNS, Pemkot Semarang sudah menganggarkan penggajian tenaga non ASN untuk satu tahun kedepan. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here