987 Pemudik Ikuti Arus Balik Gratis Pertamina ke Jakarta dengan 36 Bus

SEMARANG – PT Pertamina (Persero) kembali menyelenggarakan program Bareng-Bareng Mudik dan arus balik gratis pada Lebaran 2026 sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Mengusung tema “Energi Untuk Melangkah Penuh Harapan”, program ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas pemudik sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menyampaikan bahwa mudik merupakan pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia yang memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk BUMN atau Danantara. Oleh karena itu, selain memastikan kelancaran transportasi, Pertamina juga menjamin ketersediaan energi selama periode Idulfitri.
“Sebagaimana arahan Presiden, Pertamina memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman selama masa Lebaran. Di sisi lain, kami juga berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat, baik pada arus mudik maupun arus balik,” ujar Condro usai pelepasan pemudik balik dari Semarang, Sabtu 28 Maret 2026.
Pada tahun ini, Pertamina menyediakan sebanyak 168 armada bus, yang terdiri atas 132 bus untuk arus mudik dan 36 bus untuk arus balik. Program ini melayani lebih dari 4.400 pemudik pada arus mudik serta sekitar 987 peserta pada arus balik. Seluruh peserta diberangkatkan menuju berbagai daerah melalui jalur Pantura, Jalur Tengah, dan Jalur Selatan, dengan titik akhir perjalanan di Pool DAMRI Cawang, Jakarta.
Untuk arus balik, pemberangkatan dilakukan dari empat kota, yakni Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Cirebon. Dari Semarang tercatat sebanyak 335 peserta diberangkatkan menggunakan sembilan bus. Kota-kota tersebut dipilih sebagai titik sentral yang mewakili daerah sekitarnya.
“Wilayah-wilayah tersebut merupakan pusat konsentrasi pemudik dari berbagai daerah, seperti Jepara, Grobogan, Kendal, hingga wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur,” jelasnya.
Program ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat. Selain memberikan kemudahan akses transportasi, penggunaan moda angkutan massal juga merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam mendukung pengurangan emisi dan efisiensi konsumsi energi.
Dalam pelaksanaannya, Pertamina turut menyediakan berbagai fasilitas guna menunjang kenyamanan peserta, antara lain paket perlengkapan perjalanan dan konsumsi selama perjalanan. Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan balita, melalui penyediaan sarana pendukung serta pendampingan oleh petugas.
Dari sisi keselamatan, seluruh armada telah melalui pemeriksaan teknis dan kelayakan jalan, termasuk pemeriksaan kesehatan pengemudi. Setiap bus juga dilengkapi dengan perangkat GPS dan kotak P3K. Selain itu, Pertamina menyediakan sistem pemantauan berbasis WhatsApp untuk memonitor posisi bus secara real-time serta mempercepat penanganan apabila terjadi kendala di perjalanan.
Salah satu peserta arus balik, Muiz, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Ia mengaku terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis yang disediakan Pertamina.
“Fasilitas yang diberikan sangat baik dan perjalanan terasa nyaman. Program ini sangat membantu kami, terutama dalam mengurangi beban biaya perjalanan. Harapannya program ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh Novia, peserta lainnya, yang mengikuti program bersama anaknya setelah memperoleh informasi melalui media sosial.
“Ini pertama kali saya mengikuti program ini. Sangat membantu, terutama bagi saya yang bepergian bersama anak. Informasinya juga mudah diakses,” pungkasnya.***
