Ekonomi BisnisApindo: Pengusaha Banyak Merugi Saat Libur Nasional Pilkada Serentak...

Apindo: Pengusaha Banyak Merugi Saat Libur Nasional Pilkada Serentak 2018

-

- Advertisment -spot_img

Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi/Istimewa.

SEMARANG- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menyebut adanya hari libur Nasional Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 menjadikan para pengusaha merugi.

Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi mengatakan, dengan libur pemilihan kepala daerah ini para pengusaha terpaksa mengeluarkan biaya lebih untuk membayar biaya lembur pekerja.

“Kita ada kecewa, Pemilihan Umum hanya begini aja kok harus dijadikan hari libur, apalagi bulan Juni ini kita hanya kerja 10 hari, kenapa harus hari libur,” kata Frans, Rabu (27/6).

Dikatakan, seharusnya pemerintah tidak menjadikan Pilkada serentak sebagai hari libur Nasional. Hal itu karena saat ini hanya dilakukan pemilihan kepala daerah tingkat kabupaten-kota saja.

“Padahal pemilu hanya kabupaten-kota, serta mencoblos itu kan bisa diatur, mencoblos tidak ada 10 menit. Padahal kalau bukan hari libur pengusaha bisa atur bersama buruh,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan tidak dijadikan sebagai hari libur, pengusaha akan menyediakan waktu yang cukup sehingga tidak perlu membayar biaya lembur.

“Kalau libur kita (pengusaha) bayar lembur, ini jadi dobel-dobel. Coba bayangkan terjadi pada perusahaan padat karya berapa ratus juta yang harus dibayar, ini memberatkan dunia usaha,” tegasnya.

Frans pun membandingkan, pada masa Presiden Soeharto saat pelaksanaan Pilkada tidak dijadikan hari libur nasional.

“Kalau dulu pas masa Presiden Soeharto, pemilu itu bukan hari libur, karyawan bisa mengambil formulir dari kelurahan pindah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dekat pabrik sehingga tetap bisa nyoblos, tapi sekarang kenapa harus libur,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Kominfo Bersama Smartfren Gelar Uji Coba Teknologi 5G Tahap Kedua

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Smartfren menggelar pengujian 5G tahap kedua. Uji coba teknologi...

Asrama BPSDMD Jateng Dibuka Penuh Untuk Isolasi Terpusat

SEMARANG – Komplek Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah kembali dioptimalkan untuk dijadikan tempat isolasi...

Jateng Valley Mulai Dikerjakan

UNGARAN  – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pengembang Jateng Valley mengelola pembangunan yang berorientasi lingkungan. Selain itu, Ganjar...

XL Axiata Kebut Vaksinasi Karyawan dan Keluarganya

*Total 75% Karyawan Sudah Vaksin JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) secara bertahap terus melakukan vaksinasi kepada karyawan. Kini...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Whatsapp Akhirnya Batalkan Kebijakan Baru Tentang Privasi

TERKAIT berbagai isu keamanan dan privasi yang sedang ramai belakangan ini, Masyarakat sempat dibuat “kebingungan” salah satunya ketika Whatsapp...

Covid Menggila, Penjualan Rumah Anjlog

SEMARANG - Meledaknya jumlah kasus covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Kudus, Semarang, Demak, Purwodadi dan daerah...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda