Bantuan Covid-19 di Jepara Jangkau 197.861 KK

JEPARA – Bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Jepara mulai dicairkan. Tahap awal, yang bisa dinikmati warga adalah bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI.

“Pekan lalu BST Kemensos sudah mulai ditransfer ke rekening penerima,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jepara, Joko Suswanto.

Menurutnya, pencairan BST Kemensos dilakukan bertahap. Transfer dimulai kepada 2.082 kepala keluarga (KK) yang penerimaannya melalui rekening Himbara (Himpunan Bank Negara). Berikutnya menyusul yang disalurkan melalui pos. Himbara dimaksud terdiri dari Bank mandiri, BTN, BRI, dan BNI. Total alokasi BST se-Kabupaten Jepara sebanyak 12.662 penerima.

Joko Suswanto merinci, selain BST Kemensos, masih terdapat empat jenis bantuan lainnya. Dari Kementerian Sosial, ada bantuan sembako perluasan atau juga disebut dengan bantuan sembako nonprogram, untuk 77.719 KK.

Selanjutnya, terdapat bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk 42.795 KK. Bantuan berikutnya bersumber dari APBD Kabupaten Jepara berupa bantuan langsung tunai yang rencana awalnya untuk 30.000 KK. Sumber kelima adalah Dana Desa (DD) dalam bentuk BLT bagi 34.685 KK. Jika tidak ada perubahan data, kelima sumber JPS itu totalnya mencakup hingga 197.861 KK di seluruh desa di Jepara.

“Namun dalam proses verifikasi dan validasi data yang berlangsung, pasti terdapat perubahan. Baru BST dan bantuan sembako nonprogram dari Kemensos yang datanya sudah final,” jelas Joko Suswanto.

Ditambabkan, belum validnya data penerima inilah yang menyebabkan pencairan bantuan dari pemerintah daerah belum bisa dilakukan. Untuk bantuan sembako nonprogram, karena datanya sudah final, mulai dicairkan sejak Senin (11/5/2020), dengan mendistribusikan Kartu Kesejahteraan (KKS) ke seluruh kecamatan. Kartu inilah yang akan digunakan penerima bantuan untuk mengambil sembako. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here