PeristiwaBlusukan Pasar di Sragen, Agustina Wilujeng Pantau Harga Beras

Blusukan Pasar di Sragen, Agustina Wilujeng Pantau Harga Beras

-

- Advertisment -spot_img

 

Anggota Komisi IV DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti saat kunjungan kerja

SRAGEN – Anggota Komisi IV DPR-RI Agustina Wilujeng Pramestuti blusukan di Pasar Bunder, Sragen, Rabu (28/2). Anggota parlemen dari PDI Perjuangan mendatangi sejumlah pasar tradisional ini untuk memastikan harga beras,  yang dalam beberapa minggu lalu sempat mencekik leher rakyat.

Agustina Wilujeng  mengaku lega paska blusukan.  Pasalnya, berdasarkan  hasil dari pantauan ini,  harga beras di pasaran sudah stabil. Harga beras jenis medium yang semula minimal Rp 9.450 /kg, kini tinggal kisaran Rp 8,000/kg.

“Harga beras tidak merugikan petani dan tidak memberatkan para konsumen. Karena bila harga beras dibawah Rp 7 ribu/kg jelas merugikan petani. Karena saat ini masih masa panen raya,” papar Agustina Wilujeng.
Tugas pemerintah sendiri, kata Agustina Wilujeng, adalah bagaimana harga gabah maupun beras di lapangan tetap stabil. Karena bila harga naik turun tidak hanya petani maupun konsumen yang mengeluh, tetapi para pedagang juga ikut resah.
“Setiap anggota DPR RI diminta untuk memantau harga beras, kalau harga beras tinggi kemungkinan stok beras rendah, mudah mudahan stok di pasar cukup,” ujar anggota DPR dari Dapil Jateng 4 ini.
Dia menyampaikan kegiatan seperti ini tidak harus dalam rangka reses,  namun memang harus dilakukan untuk pengawasan.  Pihaknya menegaskan
untuk serapan gabah sudah bagus. ”Target bukan serapan gabah tinggi,  tapi petani dapat harga yang bagus,” ujar bendahara DPD PDI Perjuangan Jateng ini,.

Selain mengecek harga beras di lapangan,  Agustina Wilujeng juga mengecek kebutuhan pupuk khususnya di tiga kabupaten Sragen, Karanganyar dan Wonogiri. Untuk Sragen sendiri
dipastikan ada penambahan kuota.
“Hanya saja, berapa penambahan kuota itu saat ini masih dirapatkan di tingkat kabupaten oleh instansi terkait,” tutur Agustina Wilujeng.
Selain mengawasi kebutuhan pupuk, dia juga melakukan koordinasi instansi terkait dalam menjalankan program kartu tani.
Penggunaan kartu tani merupakan program pemerintah pusat, maka
penggunaanya tetap dilaksanakan para petani. Karena tujuan dari penggunaan kartu tani sangat penting untuk mengawasi, mengontrol, mengendalikan subsidi pupuk bagi petani. Namun sejumlah  kekurangan
harus dievaluasi seperti bagaimana proses pembelian pupuk. Kemudian bagaiamana pula jatah pupuk bagi petani yang mungkin memiliki sawah lebih dari satu petak.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen Untung Sugihartono menyampaikan kedatangan anggota DPR RI tersebut cukup mendadak. Pihaknya mmenyampaikan mendampingi untuk memantau harga beras dan penyerapan aspirasi di lapangan. ”Kalau saya melihat, panen sudah mulai dinikmati masyarakat, ini sudah stabil,” terangnya. (ZP/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Komunitas Tionghoa Semarang Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SEMARANG - Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (PORINTI) Kota Semarang membagikan sembako kepada warga terdampak PPKM Darurat. Pembagian tersebut dilakukan bersama...

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Subholding Gas Bersinergi Serahkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM

YOGYAKARTA – Subholding Gas Grup sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) bersinergi dalam menyerahkan bantuan oksigen sebanyak...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Qurban Dermawan Menyapa Masyarakat Urban Semarang

SEMARANG - Dibalik megahnya Ibu Kota Jawa Tengah ternyata masih ada wilayah terpinggirkan yang masyarakatnya tidak berkesempatan menikmati lezatnya...

Pertamina MOR IV Bagikan 8.026 Paket Daging Qurban untuk Warga Sekitar

SEMARANG – Merayakan Idul Adha 1442 H, Pertamina melaksanakan potong hewan qurban dengan total sebanyak 85 ekor yang terdiri...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda