BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim untuk Penyuluh Pertanian di Semarang

Kepala Bidang Diseminasi, Informasi, Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko saat membuka Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap 2 di Hotel Dafam Semarang, Rabu (9/10/19).
Kepala Bidang Diseminasi, Informasi, Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko saat membuka Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap 2 di Hotel Dafam Semarang, Rabu (9/10/19).

SEMARANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahap 2 di Hotel Dafam Semarang, Rabu (9/10/19).

Kegiatan SLI kali ini diikuti 25 peserta terdiri dari 22 orang penyuluh pertanian lapangan dari 13 kabupaten kota di Jateng, 1 staff Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Pemali Jratun, 1 Staff Dinas Lingkungan Hidup, dan Kehutanan Jateng, dan 1 orang staff Balai Taman Nasional Gunung Merbabu.

Kepala Bidang Diseminasi, Informasi, Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, SLI kali ini merupakan upaya BMKG dalam meningkatkan literasi iklim dan diseminasi informasi iklim untuk pertanian.

“Kegiatan SLI menggunakan metode belajar sambil praktek. Dengan ini BMKG ingun mensosialisasikan pentingnya informasi iklim dalam mendukung kegiatan perranian di Indonesia,” ujarnya.

Adapun SLI tahap 2 2019 mengangkat tema “Meningkatkan Kemampuan Petugas Penyuluh Lapang dalam Mengantisipasi Iklim Ekstrim”.

“Tujuan lainnya, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas penyuluh lapangan dalam memanfaatkan informasi iklim di wilayah kerja guna melakukan antisipasi dampak fenimena iklim ekstrim,” pungkasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here