UmumBMKG Perkirakan Musim Hujan di Jateng Dimulai Bulan Oktober...

BMKG Perkirakan Musim Hujan di Jateng Dimulai Bulan Oktober Mendatang

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG- Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Semarang memperkirakan awal musim penghujan akan jatuh pada bulan Oktober di Kabupaten selatan Pekalongan, utara Purbalingga, barat laut Kabupaten Banjarnegara dan sebagian kecil Kabupaten Pemalang.

Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Tuban Wiyoso menuturkan, awal musim hujan di Jateng bervariasi ada juga yang bermula bulan Desember yakni timur Kabupaten Pati, utara Kabupaten Rembang dan timur laut Kabupaten Jepara.

“Musim hujan diperkirakan akan melanda wilayah Jateng di bulan Oktober dan November, masyarakat diimbau untuk bersiap terutama yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor,” kata Tuban, Rabu (12/9).

Tuban menjelaskan, awal musim hujan tahun ini dirasa lebih lambat dari biasanya. Pasalnya bila mengacu pada kalender bulan biasanya awal musim hujan lebih cepat dari bulan Oktober.

Disisi lain, untuk awal musim penghujan nanti BMKG memperkirakan intensitas hujan masih normal. Namun, dia mengimbau kepada masyarakat untuk mewaapadai musim peralihan (pancaroba).

“Masyarakat harus mewaspadai pancaroba, karena dimusim pancaroba biasanya berpotensi menimbulkan bencana. Sehingga masyarakat di tiap daerah mesti waspada dan mengantisipasi bencana yang mungkin saja terjadi,” ujarnya.

Tuban menambahkan, untuk akhir musim penghujan diperkirakan akan jatuh dibulan Desember 2018 sampai Februari 2019. Secara rinci dia menjelaskan untuk puncak musim hujan di bulan Desember yakni Sebagian Banyumas, Cilacap,Kebumen, Purworejo, utara Temanggung, sebagian kecil Brebes dan Kendal.

Sementara untuk, untuk Januari 2019 seluruh Jateng diperkirakan akan mengalami puncak musim penghujan. Sedangkan sisanya puncak musim penghujan akan terjadi di Bulan Februari 2019.

“Secara keseluruhan sebagian besar wilayah di Jateng akan mengalami puncak musim hujan pada Januari 2019. Namun ada juga daerah lain yang mengalami puncak musim hujan pada Desember 2018 dan Februari 2019,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

BOYOLALI -  PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12 pondok pesantren...

Apindo Semarang Jamin Perusahaan Bayar THR Secara Penuh

SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang memastikan perusahaan di kawasan ini akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR)...

Dipimpin Evolusi OLED, Lini TV LG Tahun 2021 Siap Meluncur

JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) mengeluarkan pernyataan kesiapan perusahaan dalam memperkenalkan lini TV terbarunya di tahun ini....

SIG Bukukan Laba Rp450,36 Miliar

*Kuartal I Tahun 2021 JAKARTA– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

*Kembangkan Desa Digital BOYOLALI- PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12...

Jelang Larangan Mudik, 27 Ribu Kendaraan Sudah Masuk Jateng Via Tol

SEMARANG - Jasa Marga Semarang-Batang mencatat 27 ribu kendaraan sudah memasuki Jawa Tengah hingga 1 Mei 2021 jelang larangan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda