UmumBNNP Jateng Sambut Baik Perda Anti Narkoba

BNNP Jateng Sambut Baik Perda Anti Narkoba

-

- Advertisment -spot_img

Kepala BNNP Jateng, Muhammad Nur saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (29/1).

SEMARANG- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNPP) Jawa Tengah menyambut baik rencana DPRD Jateng membuat peraturan daerah (perda) anti narkoba.

Kepala BNNP Jateng, Muhammad Nur mengatakan, sangat menyetujui jika Jawa Tengah memiliki perda anti narkoba. Di mana perda tersebut sebagai upaya penguatan dalam rangka pencegahan, penindakan dan edukasi bagi masyarakat provinsi ini tentang bahaya narkoba.

“Keberadaan perda narkotika, bentuk dukungan legislatif sebagai wakil rakyat untuk memberantas peredaran barang haram tersebut di wilayah Jateng. Dimana sejumlah daerah seperti Bali, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah membuat perda tentang pencegahan dan pemberantasan narkotika,” kata Nur, Selasa, (29/1).

Disebutnya, pengguna narkoba di Jawa Tengah mencapai 1,16 dari total penduduk Jawa Tengah yang mencapai 24 juta jiwa. Sehingga, pencegahan terhadap narkoba harus dilakukan semua pihak, termasuk di lingkup keluarga.

“Selama 2018 kami telah mengungkap 17 kasus narkotika dengan 30 tersangka, dua di antaranya ditembak mati,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi manambahkan, jika saat ini Perda Antinarkoba masih dalam proses. Ia setuju jika Perda teraebut hadir sebagai pijakan dalam rangka pencegahan dan edukasi bagi masyarakat provinsi ini tentang bahaya narkoba.

“Artinya kita nanti akan punya pijakan landasan hukum dalam penindakan Narkoba di Jawa Tengah ini. Dalam penyusunannya tentunya diperlukan sinergi dari berbagai pihak terkait agar benar-benar menjadi perda yang bermanfaat dan bisa dipertanggungjawabkan”, paparnya.

Ia berharap, dengan perda tersebut nantinya keinginan Jateng sebagai provinsi yang benar-benar terbebas dari Narkoba akan terwujud.

“Harapan kita, Jateng bebas narkoba. Itu merupakan tujuan akhir harus kita perjuangkan. Karena narkoba itu betul-betul menghancurkan generasi muda, bangsa dan negara,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ada Pameran SAUTO Expo di Mal Ciputra Semarang, Deretan Mobil Baru Turut Dihadirkan

SEMARANG - Deretan mobil terbaru bakal dipamerkan dalam SAUTO Expo di atrium Mal Ciputra Semarang pada 26 November hingga...

200 Pedagang Pasar Kaliwungu Kendal Gunakan Transaksi Digital QRIS

KENDAL - Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah sudah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response...

Jangkau Publik Lebih Besar Mengenal Solusi HVAC, LG Perkenalkan Showroom Virtual

JAKARTA— Memanfaatkan terapan teknologi digital, LG Electronics (LG) memperkenalkan sebuah ruang pamer online yang dibuat khusus bagi produk solusi...

PLN UP3 Purwokerto Sinergi Terangi Negeri

PURWOKERTO - PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwokerto, melaksanakan Multi Stakeholder Forum (MSF) Tahun 2021 Kamis...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Profil dan Biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata Lengkap, Pendidikan hingga Berbagai Pengalamannya

SEMARANG - Profil dan biodata Marwan O Baasir, Chief Corporate Affairs XL Axiata lengkap dari pendidikan hingga berbagai pengalamannya. Anda...

Dukung PTM dan Masa Libur Akhir Tahun, Link Net Salurkan 5.000 Healthy Kit

JAKARTA – Dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk menekan potensi penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda