Ekonomi BisnisBWI Tingkatkan Kunjungan Wisata di Jateng

BWI Tingkatkan Kunjungan Wisata di Jateng

-

- Advertisment -spot_img

Buyer dan Seller bertemu dalam event Bursa Wisata Indonesia ke 6 di MG Setos Semarang, Selasa (6/11)

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung program Bursa Wisata Indonesia (BWI) yang digelar oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Jateng.

Event tersebut, dinilai sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Jawa Tengah.

Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Jawa Tengah Trenggono mengaku, kegiatan tersebut merupakan bentuk promosi secara langsung yang mempertemukan buyer dan seller. “Harapannya meningkatkan jumlah wisatawan, meningkatnya belanja wisatawan hingga lama tinggal,” ujarnya usai membuka Bursa Wisata Indonesia (BWI) ke 6 di MG Setos Semarang, Selasa (6/11).

Dia mengaku, pemerintah saat ini terus berupaya melakukan pengembangan wisata-wisata baru di Jawa Tengah. Selain itu, lanjut dia pemerintah juga terus melakukan pembenahan khusunya infrastruktur.

Menurut dia, sinergitas antara pelaku pariwisata dengan pemerintah untuk memasarkan potensi wisata saat dibutuhkan untuk meningkatkan kunjungan wisata di Jawa Tengah. “Ada banyak hal untuk mendongkrak jumlah wisatawan datang berkunjung ke Jateng dan menikmati obyek wisata yang menjadi unggulannya. Dengan gelaran BWI yang diadakan setiap tahun ini, diharapkan bisa melakukan pembaruan dan pengenalan terhadap obyek wisata kepada biro perjalanan atau wisatawan langsung,” ucapnya.

Trenggono menyebutkan, tahun ini pemerintah mentargetkan kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jateng mencapai 1juta wisatawan.”Kalau wisatawan nusantara saat ini sudah mencapai 42 juta,” imbuhnya. 

Ketua Umum ASPPI Johari Somad menambahkan, bursa wisata Indonesia adalah langkah nyata dari ASPPI dalam rangka mendukung pemerintah untuk memasarkan potensi wisata yang ada di daerah. “Dari sini adalah tindakan nyata dalam memasarkan, dan mengembangkan pariwisata di Jawa Tengah khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujar Johari.

Menurut dia, dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi obyek wisata itu sendiri tetapi juga bagi pemerintah. Dan yang lebih utama adalah memberikan dampak positif pada masyarakat sekitar tempat wisata. (Zp/04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Smartfren Sediakan Hadiah Miliaran Rupiah di Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga

JAKARTA – Setelah sukses membagikan hadiah sekaligus membuka peluang baru untuk lebih dari 3,9 juta pemenang, sekarang Smartfren menghadirkan...

Mulai Hari Ini Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Menjadi Rp 45.000

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun dari sebelumnya...

Original Coklat dari Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Coklat? Makanan manis yang bisa menjadi Mood Boster untuk sebagian orang. Makanan manis satu ini tentu sangat...

Usaha Jus Organik Pelajar Semarang Ini Raup Omzet Jutaan

SEMARANG - Usaha jus buah dan sayuran organik yang ditekuni pelajar di Kota Semarang ini membawa keberuntungan bagi kondisi...
- Advertisement -spot_imgspot_img

KA Lokal PSO Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu, Kembali Beroperasi

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, kembali mengoperasikan KA Lokal PSO mulai Rabu 22 September...

Sporty Car Kian Diminati, Nasmoco Hadirkan 5 Varian Toyota Gazoo Racing

SEMARANG - Diperkenalkan sejak dua tahun lalu, deretan model Toyota Gazoo Racing mulai dari sports car GR Supra hingga...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda