Dinkes Temukan 3 Klaster Baru Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Semarang

Istimewa.

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang memperpanjang kembali PKM selama 14 hari ke depan atau hingga 7 Juni 2020, setelah menggelar rapat terbatas dengan jajaran forkopimda tadi malam.

Perpanjangan PKM tersebut didasari pada lonjakan aktifitas masyarakat yang menyebabkan tren kasus covid-19 yang tadinya sudah melandai kini berbalik arah kembali.

Dalam keteranganya tadi malam, Hendi menyebutkan bahwa penambahan kasus covid-19 di Semarang karena adanya tiga cluster baru yang ditemukan.

Ditemui di kantornya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Moch Abdul Hakam membenarkan adanya lonjakan kasus baru tersebut.

“Tiga cluster baru tersebut muncul setelah petugas Dinkes yang dilapangan melakukan penjaringan secara masiv di beberapa lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat beberapa hari terakhir ini,“ jelas dr. Hakam, Jumat (22/5/20).

“Namun lonjakan tersebut juga diimbangi dengan angka kesembuhan yang cukup meningkat selama tiga hari terakhir ini. Sampai saat ini, tercatat 251 telah dinyatakan sembuh. Dan masih ada 61 positif dengan rincian 6 dalam perbaikan klinis sisanya masih dalam perawatan,” Tambahnya.

Saat ditanya bagaimana penanganan pasien Covid-19, dr. Hakam menuturkan bahwa salah satu upaya percepatan penanganan pasien sembuh Covid-19 adalah perawatan intensif dari petugas medis yang bertugas.

“Kita punya rumah isolasi di Rumah Dinas Wali Kota yang turut menyumbang angka kesembuhan bagi pasien tanpa gejala. Di sana pasien hanya focus untuk sembuh. Segala keperluan dari makan sampai laundry semua sudah disediakan, juga ada tenaga medis yang memantau kesehatan pasien selama 24 jam,” Jelasnya.

“Hari ini ada dua pasien sembuh, satu diantaranya pasien dari Rumah Isolasi,” tutupnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here