Dunia Usaha Jateng Tumbuh Positif, Optimisme Berlanjut Awal 2026

0
Istimewa.

Semarang – Kinerja kegiatan dunia usaha di Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan pada akhir 2025 dan diprakirakan berlanjut hingga awal 2026. Hal ini tercermin dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap prospek ekonomi daerah.

“Hasil SKDU mengindikasikan bahwa kegiatan dunia usaha pada Triwulan IV 2025 mengalami peningkatan dan diprakirakan terus berlanjut pada awal 2026, seiring membaiknya permintaan dan terjaganya kondisi keuangan pelaku usaha,” ujarnya.

Berdasarkan hasil SKDU, nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada Triwulan IV 2025 tercatat sebesar 9,56%, meningkat dibandingkan Triwulan III 2025 yang sebesar 6,01%. Kinerja lapangan usaha (LU) secara umum tercatat positif, dengan kenaikan signifikan pada LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, sejalan dengan berlangsungnya musim panen pada triwulan pelaporan.

Selain itu, sejumlah sektor lain juga mencatatkan pertumbuhan positif, antara lain Transportasi dan Pergudangan (1,63%), Jasa Lainnya (1,25%), Pertambangan dan Penggalian (0,85%), Real Estate (0,82%), serta Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (0,58%), seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dari sisi produksi, kapasitas terpakai pada Triwulan IV 2025 tercatat sebesar 71,46%, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 69,89%. Peningkatan ini terutama didorong oleh LU Pertambangan dan Penggalian, LU Pengadaan Air, serta LU Industri Pengolahan.

Sementara itu, penggunaan tenaga kerja terindikasi tetap kuat dan berada dalam fase ekspansi, serta kondisi keuangan dunia usaha secara umum berada dalam kondisi baik, terutama pada aspek likuiditas, rentabilitas, dan akses kredit.

Ke depan, Andi menambahkan, kegiatan dunia usaha pada Triwulan I 2026 diprakirakan terus meningkat dengan SBT sebesar 32,14%.

“Seluruh lapangan usaha diprakirakan tumbuh positif, terutama Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Pertanian, seiring meningkatnya permintaan pada periode HBKN Idulfitri,” katanya.*

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights