Jateng dan Gojek Kerjasama Wujudkan Provinsi Cerdas

Penandatanganan oleh Plt Sekertaris Daerah Heru Sethiadie, dan Head of Sales GoPay (tengah), Arno Tse, VP Regional Government Relations Gojek, M Chairil.

SEMARANG – Gojek menandatangani nota kesepahaman bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah demi mendukung implementasi Jawa Tengah sebagai provinsi cerdas.

Penandatanganan tersebut sebagai tindak lanjut ide kreatif Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo September lalu yang mengundang Gojek untuk turut merealisasikan Jateng sebagai provinsi cerdas.

Penandatangan dilaksanakan hari ini, Rabu (11/12/19) oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan VP Regional Government Relation Gojek, Muhammad Chairil, dan Head of Sales GoPay di Semarang, Arno Tse.

Adapun nota kesepahaman tersebut menjadi dasar kerja sama yang akan berlangsung selama 12 bulan ke depan untuk pengembangan UMKM, pemanfaatan ekonomi digital dalam pelaksanaan pembangunan dan informasi pelayanan publik di Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk penyelenggaraan Provinsi Jawa Tengah Cerdas.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, kesepahaman ini sebagai komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menghadirkan layanan mudah, murah dan cepat di Jateng.

“Gojek dengan ekosistem lengkap dan solusi pembayaran non-tunai  diharapkan dapat membantu merealisasikan Jateng sebagai provinsi cerdas yang mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi,” ujar Ganjar.

Head of Sales GoPay, Arno Tse berharap kolaborasi membangun Jateng Smart Province ini dapat membantu masyarakat, dan seluruh mitra ekosistem Gojek, seperti mitra driver, mitra merchants GoFood dan GoPay menjadi lebih produktif, lebih nyaman dan lebih sejahtera.

“Kami percaya bahwa #PastiAdaJalan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat dengan memanfaatkan teknologi Gojek,” katanya.

Sementara itu, melalui kerjasama tersebut ke depan sejumlah pembayaran akan dilayani via GoPay, seperti pembayaran ke tempat wisata, transportasi umum, dan lainnya.

Kemudian, ada pula kemudahan lain untuk pengembangan dan pelatihan UKM UMKM untuk masyarakat Provinsi Jawa Tengah melalui pemanfaatan aplikasi Gojek, pemanfaatan kanal informasi offline aplikasi Gojek dalam melakukan sosialisasi informasi sehubungan dengan pengaduan dan pelayanan publik di Provinsi Jawa Tengah. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here