OJK Kembali Rilis 22 Perusahaan Investasi Bodong

Istimewa
one-stop-property-new
Istimewa

SEMARANG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis data terbaru perusahaan-perusahaan investasi bodong yang dipublikasikan dalam laman resminya.

Pada Juli 2018, OJK merilis 22 daftar investasi yang tidak terdaftar dan tidak di bawah pengawasan OJK.

Sebagian besar dari 22 investasi yang tidak terdaftar dan tidak di bawah pengawasan OJK ini yakni Multilevel Marketing (MLM) dan Cryptocurency (mata uang digital). Selain itu, ada pula bisnis investasi hingga travel umrah

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jateng DIY, Bambang Kiswono menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai perusahaan investasi tak berizin dan tak diawasi oleh OJK.

Bambang mengatakan, ia tak henti mensosialisasikan kepada masyarakat terkait daftar investasi ilegal dan bahayanya. Pihaknya juga mengatakan, daftar perusahaan investasi ilegal itu akan terus berubah.

“Angka itu akan berubah secara periodik,” kata Bambang, Selasa (17/7). 

Dijelaskan, perusahaan investasi ilegal paling gampang diketahui dari imbal hasil atau tingkat keuntungan yang diberikan.

Dia mencontohkan, masyarakat bisa membandingkan antara bunga deposito perbankan dengan keuntungan perusahaan investasi.

“Contoh bunga deposito bank sekitar enam persen per tahun, kalau ada penawaran 10 sampai 20 persen per bulan patut dicurigai,” ujarnya.

Dia melanjutkan, perusahaan investasi ilegal hanya biasanya hanya menjabarkan tingkat keuntungan kepada calon nasabah tanpa menjelaskan resiko dan penanaman modalnya di mana.

“Cuma memancing masyarakat agar cepat tertarik, tidak ngomong resikonya apa dan ditanamkan di mana,” katanya.

Ditambahkan, untuk menghindari penipuan, masyarakat bisa mengecek terlebih dahulu peizinan, alamat hingga keabsahan pengurus perusahaan tersebut.

“Hati hati kalau ada penawaran yang menggiurkan apalagi tidak masuk akal keuntungannya. Bisa langsung ditanyakan ke OJK, apakah investasi ini benar atau tidak,” pungkasnya.

Berikut daftar 22 investasi yang tidak terdaftar dan tidak di bawah pengawasan yang ditambahkan oleh OJK per Juli 2018:

1. Agen Kuota Exclusive (MLM tanpa izin)
2. PT Data Network Indonesia (MLM tanpa izin)
3. KH Pulsa (Pulsa Center) (MLM tanpa izin)
4.PT Citra Travellindo Jaya/ Java Travel (MLM ilegal)
5. PT Sejahtera Mandiri Insani (SMI)/ Bit Emass (MLM tanpa izin)
6. UFS Atomy (MLM tanpa izin)
7. Powerful Network Building/ Prakarsa Niaga Bersama/ PNB (MLM tanya zin)
8. Cavallo Coin (Cryptocurrency)
9. Voltroon (Cryptocurrency)
10. Bitwincoin (Cryptocurrency)
11. Java Coin (Cryptocurrency)
12. WX Coin (Cryptocurrency)
13. Cryptolabs (Cryptocurrency)
14. Unosystem (Investasi uang)
15. PT Pollywood International Indonesia (Investasi saham)
16. PT Seraya Investama Indonesia (Pialang berjangka tanpa izin)
17. PT Medussa Multi Business Centre Tour & Travel (MMBC Tour & Travel) (sistem Keagenan dan Waralaba tanya izin)
18. PT Arafah Tamasya Mulia (Travel Umrah)
19. PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (BEST)/ Synergy World/ Eco Racing (MLM tanpa izin)
20. PT Duta Bisnis School/ PT Duta Future International (MLM tanya izin)
21. PT Bes Maestro Waralaba/ Klik&Share (MLM tanpa izin)
22. Gainmax Capital Limited (Forex Trading) (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here