Pendapatan Kotor XL Tembus Rp22,9 Triliun

SEMARANG– Hingga akhir tahun 2017, XL Axiata mencatat pendapatan kotor sebesar Rp22,9 triliun, meningkat sebesar 7% YoY. Lonjakan tersebut terdorong dari meningkatnya pendapatan layanan (Service Revenue) perusahaan sebesar 10%.

Presiden Direktur XL, Dian Siswarini mengatakan, dari sisi jumlah pelanggan, XL Axiata mencapai 53,5 juta pelanggan, naik 15% YoY. Adapun komposisi pelanggan prabayar sebanyak 52,8 juta naik 15% YoY, dan pascabayar lebih dari 700 ribu, naik 32% YoY.

Ditambahkan, dari sisi Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) dalam periode satu tahun hingga akhir 2017, EBITDA mengalami peningkatan sebesar 3% YoY menjadi Rp8,3 triliun. Hal ini karena adanya pertumbuhan pendapatan.

“Melanjutkan keberhasilan berbagai inisitif pengelolaan neraca keuangan di tahun 2016, maka necara keuangan XL Axiata saat ini juga juga tetap kuat dengan tingkat rasio hutang terhadap EBITDA dalam posisi yang aman, yaitu 1.5 x,” imbuhnya.

Dengan demikian, lanjutnya, XL Axiata memiliki landasan yang kuat untuk terus melakukan pengembangan bisnis dan menjadi penyedia layanan data terdepan di Indonesia.

 

Sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian, XL Axiata juga meluncurkan inisiatif program sosial yang dipadukan dengan edukasi pemanfaatan layanan internet cepat dan data kepada kalangan pelajar.

“Melalui program bernama “Gerakan Donasi Kuota” ini, untuk setiap pelanggan yang mengisi ulang paket Xtra Combo, XL Axiata akan memberikan donasi kuota dalam jumlah tertentu bagi pelajar di 5.000 sekolah setingkat SMA/SMK,” ujarnya.

Jadi, semakin banyak jumlah dan intensitas pelanggan mengisi ulang paket Xtra Combo, maka semakin banyak pula kuota yang didonasikan untuk dunia pendidikan.

“Hingga akhir tahun 2017, tercatat sebanyak 300 sekolah dan 12.000 siswa telah mendapatkan manfaatkan dari program ini, dengan total kuota data yang terdistribusi sebesar 72 Terabyte,” terangnya.

Dijelaskan, Pencapaian kinerja perusahaan yang terus meningkat tersebut menunjukkan implementasi agenda transformasi yang dilakukan sudah berada pada jalur yang tepat. Agenda Transformasi XL Axiata terdiri dari Revamp (Mengubah) – mengubah model bisnis pencapaian pelanggan (dari ‘volume‘ menjadi ‘value‘) disertai strategi distribusi, serta perbaikan portofolio produk untuk meningkatkan pendapatan.

Rise (Meningkatkan) – meningkatkan nilai brand XL dan menggunakan strategi dual-brand dengan AXIS untuk menyasar berbagai segmen pasar yang berbeda. Reinvent (Menemukan kembali) – menumbuhkan berbagai inovasi bisnis melampaui model bisnis yang digunakan saat ini.(ZP02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here