Pengusaha Restoran, Laundry hingga Jasa Las di Jateng Dihimbau Tidak Gunakan LPG Subsidi Tabung 3 Kg

0
Sunarto, pemilik pangkalan LPG 3 kg di jalan Tambakboyo no 20,  Kalicari, Kecamatan Pedurungan saat menghitung gas miliknya.

SEMARANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menghimbau masyarakat mampu dan sejumlah pengusaha agar tidak lagi menggunakan LPG subsidi tabung 3 kg.

Sales Branch Manager Rayon I Pertamina Semarang, Agung Kaharesa Wijaya mengatakan, saat ini masih dijumpai adanya warga mampu dan pengusaha restoran hingga laundry yang memakai gas LPG subsidi 3 kilogram, padahal peruntukan LPG subsidi 3 kg sudah jelas hanya untuk masyarakat miskin.

Ia berharap agar pengusaha hotel, usaha binatu, usaha tani tembakau, usaha pertanian, jasa las, peternakan, restoran hingga usaha batik bisa beralih ke LPG non subsidi.

“Kami menghimbau pengusaha restoran, usaha laundry dan lainnya agar menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas. LPG 3 kg subsidi hanya untuk rumah tangga tidak mampu saja dan usaha mikro,” jelasnya hari ini Jumat 28 Juli 2023.

Ia mengatakan, pembelian tabung LPG subsidi di Kota Semarang saat ini telah diminta untuk membawa KTP agar penerima tepat sasaran. Warga Semarang bisa mendaftar di Pangkalan bagi yang belum terdata.

Disebutnya, pendataan telah dimulai sejak 1 Maret 2023 sampai sekarang. Hal itu sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023 dan Kepdirjen Migas Nomor 99.K/MG.05/DJM/2023 tentang Penahapan Wilayah dan Waktu Pelaksanaan Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas Tertentu Tepat Sasaran adalah Tahap I akan dimulai pendataan penerima mulai 1 Maret 2023

“Sesuai dengan arahan Kementerian ESDM dan Dirjen Migas agar LPG subsidi 3 kg tepat sasaran, kami minta warga untuk membawa KTP ke pangkalan agar kami tahu siapa penerimanya, karena ini barang subsidi,” ungkapnya.

Dikatakan, saat ini memang masih ada sejumlah masyarakat yang belum tahu dengan adanya aturan tersebut. Ia pun mengaku akan terus melakukan sosialisasi agar penyaluran subsidi benar-benar tepat sasaran.

Sementara itu, Senior Supervisor Communication and Relations Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Marthia Mulia Asri mengatakan, pendataan KTP penerima LPG subsidi 3 kg di Jateng saat ini sudah 96% hampir selesai.

“Pendataan saat ini sudah 96 persen agen dan pangkalan di Jateng – DIY sudah siap menggunakan aplikasi microset ini, 60 persen transaksi sudah menggunakan aplikasi ini, diharapkan dapat membantu melihat pengguna atau KPM penerimanya tepat sasaran,” jelasnya.

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan

Verified by MonsterInsights