UmumPendidikanPeran Guru Tidak Terganti Kemajuan Teknologi

Peran Guru Tidak Terganti Kemajuan Teknologi

-

- Advertisment -spot_img

Para guru dan pelajar dalam Upacara Peringatan Hari Guru Nasional ke-73 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Senin (26/11).

SEMARANG- Dahsyatnya perkembangan teknologi saat ini, tidak selayaknya disalahkan karena dampak negatif yang ditimbulkan. Sebab, guru bisa mengarahkannya menjadi potensi positif.  Artinya, peran guru tidak bisa digantikan dengan kecanggihan teknologi informasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono mengatakan, guru tidak semata-mata menransfer ilmu pengetahuan, tapi yang utama justru mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian.

“Guru tidak hanya bertugas untuk menranfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya, termasuk dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak, serta sebagai inspirator bagi anak didiknya,” jelasnya, Senin (26/11).

Menurutnya, dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dengan kompetensi global, diperlukan guru yang profesional, guru yang bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang supercepat untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan.

Seorang guru profesional, imbuhnya, setidaknya memiliki tiga ciri. Pertama, guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Kedua, seorang guru profesional mesti mampu membangun kesejawatan dengan rekan-rekan guru sejawat, untuk mengembangkan diri, dan meningkatkan kecapakapan.

“Ketiga, seorang guru yang profesional hendaknya mampu merawat jiwa sosialnya. Para guru Indonesia adalah pejuang pendidikan yang sesungguhnya, yang menjalankan peran, tugas dan tanggung jawab mulia sebagai panggilan jiwa,” ucapnya.

Pihaknya mengajak, peringatan Hari Guru Nasional menjadi pemicu semangat untuk terus membangun peradaban bangsa. Sehingga, Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu, berkarakter serta mampu bersaing di kancah global. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata Operasikan BTS USO di Kawasan Timur Indonesia

JAKARTA- PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus membangun infrastruktur jaringan 4G ke berbagai wilayah terpencil di Kawasan Timur...

Mengenal Lebih Dekat GM Patra Semarang Hotel & Convention

SEMARANG - Pria kelahiran Sidoarjo Jawa Timur ini mengawali karirnya sebagai seorang Pengajar, namun sejak tahun 1993 memutuskan...

Pertamina Tanam 5000 Mangrove

CILACAP– Integrated Terminal Cilacap yang merupakan unit operasi dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, kembali melakukan...

Griya Riset Indonesia Siapkan Generasi Unggul Melalui Riset dan Kepenulisan

SEMARANG - Griya Riset Indonesia (GRI) hadir sebagai wadah yang membangun mental dan nalar ilmiah generasi muda yang memiliki...
- Advertisement -spot_imgspot_img

BMW Astra Card, Keanggotaan Ekslusif dengan Berbagai Manfaat

JAKARTA - Sebagai bentuk layanan menyeluruh dari BMW Astra untuk para pelanggan, BMW Astra memberikan BMW Astra Card untuk...

Reformasi Struktural Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi

JAKARTA – UOB Indonesia memproyeksikan, perekonomian Indonesia akan tumbuh setidaknya lima persen pada tahun 2022. Hal ini seiring dengan...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda