PLN Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Cuaca Ekstrem, Pastikan Instalasi Listrik Aman Simak Tips Berikut Ini

Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sekitar wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa daerah. BMKG menyampaikan informasi ini sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul sebagai dampak dinamika atmosfer yang masih aktif.
Menindaklanjuti peringatan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gangguan kelistrikan, khususnya saat hujan lebat, angin kencang, dan banjir.
General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama program kesiapsiagaan PLN.
“Sesuai dengan peringatan dini dari BMKG, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. PLN telah menyiagakan 1.700 lebih personel operasional dan infrastruktur pendukung selama 24 jam untuk mengantisipasi serta menangani potensi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujar Bramantyo.
Ia menambahkan, cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan pohon tumbang mengenai jaringan listrik yang mengakibatkan kabel menjuntai serta adanya kondisi genangan air di area instalasi listrik pelanggan yang berisiko membahayakan keselamatan.
Untuk itu, PLN membagikan tiga tips keselamatan kelistrikan bagi masyarakat saat cuaca ekstrem melanda:
1. Matikan aliran listrik bila air mulai memasuki rumah. Segera hentikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) di meteran atau kWh Meter guna mencegah risiko tersengat listrik.
2. Cabut peralatan elektronik dari stop kontak. Lepaskan seluruh perangkat listrik dari sumbernya untuk menghindari arus pendek. Jika genangan air meningkat, pindahkan peralatan ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
3. Periksa kembali instalasi listrik dan peralatan sebelum digunakan apabila tergenang air, pastikan peralatan elektronik dalam kondisi kering sepenuhnya dan aman dari genangan air sebelum digunakan untuk mencegah korsleting dan bahaya lain.
“Air merupakan konduktor kuat yang sangat berbahaya bagi sistem kelistrikan rumah tangga. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan khususnya saat hujan lebat yang berpotensi banjir,” tambah Bramantyo.
PLN juga terus mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk melaporkan potensi bahaya kelistrikan atau gangguan jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. Laporan cepat dari masyarakat membantu petugas PLN merespons lebih cepat, terutama bila diperlukan penghentian sementara pasokan listrik demi keselamatan bersama.
Dengan kesiapsiagaan yang ditingkatkan dan dukungan informasi dini dari BMKG, PLN berharap masyarakat dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan aman dan tetap terlindungi.***
