Ekonomi BisnisPuan Maharani Serahkan Sertifikat Izin Edar Kapsul Lunak ke...

Puan Maharani Serahkan Sertifikat Izin Edar Kapsul Lunak ke Sido Muncul

-

- Advertisment -spot_img
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, bersama Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat dan Kepala BPOM RI Dr. Ir. Penny K Lukito, M.CP., mengunjungi Pabrik Baru Cairan Obat Dalam (COD).

SEMARANG- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Puan Maharani menyerahkan sertifikat izin edar soft capsule atau kapsul lunak kepada Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat.

Adapun penyerahan izin edar kapsul lunak produk tersebut dilakukan di Pabrik Sido Muncul Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (22/2).

“Kami berharap ini bisa mendukung atau meningkatkan produksi jamu karena memang bisa diminumnya melalui soft capsule dan bisa bermanfaat bukan hanya di dalam negeri tapi juga berkompetisi di luar negeri sebagai produk Indonesia,” ujar Puan.

Irwan Hidayat menyampaikan, Pabrik Sido Muncul merupakan pabrik jamu pertama yang memproduksi soft capsule.

“Sebuah kehormatan bagi kami karena sertifikat diserahkan langsung oleh Menko PMK dan ini merupakan sertifikat ke 281 dari BPOM. Satu hal yang selalu kami lakukan adalah mengikuti semua peraturan pemerintah. Tujuannya untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap produk Sido Muncul. Karena jamu disamping sebagai obat herbal, juga ada unsur local wisdom (kearifan lokal), kekayaan tradisi, dan kebudayaan Indonesia, yang harus kita banggakan,” katanya.

Soft Capsule merupakan inovasi terbaru dari Sido Muncul dengan mengembangkan produk
Cairan Obat Dalam yang sebelumnya berbentuk sachet menjadi capsule.

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 17.000 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2
ini telah menerapkan Revolusi Industri 4.0, dimana seluruh sistem produksinya full otomatic.

Selain penyerahan sertifikat, Menko PMK juga melakukan peninjauan ke Pabrik Baru Cairan Obat Dalam (COD) dan memberikan bingkisan bagi 1.500 warga, yang terdiri dari petani binaan Sido Muncul, Jamu Gendong, Petani CSR, karyawan Sido Muncul, masyarakat sekitar Pabrik Sido Muncul, Penerima PKH, Penerima BPNT, Penerima KIS, dan Penerima KIP.

Bingkisan terdiri dari beras, kecap, minyak goring, tepung terigu, produk Sido Muncul, seperti Tolak Angin, Tolak Linu, Kuku Bima Ener-G Vit C, Susu Jahe, dan Kopi Jahe. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN Siap Serap Listrik 5 MW dari PLTSa Terbesar di Jawa Tengah

SURAKARTA - PT PLN (Persero) siap menyerap listrik sebesar 5 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)...

‘CB150R Charity’ Kumpulkan Rp8 Juta Untuk Anak Disabilitas

SOLO – Astra Motor Jateng bersama dengan Trooper Custom resmi mengakhiri program “CB150R Charity Ride” dengan melakukan live Instagram...

Dukung Energi Hijau, PLN Siap Serap Listrik dari PLTSa Terbesar di Jateng

SURAKARTA- PT PLN (Persero) siap menyerap listrik sebesar 5 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surakarta...

Hotel Santika Pekalongan Rutin Gelar Simulasi Pemadam Kebakaran

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan Sebagai salah satu hotel berbintang yang ada di Kota Pekalongan menggelar Simulasi Fire Drill...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Indosat Ooredoo Hutchison Siap Jadi Perusahaan Telekomunikasi Paling Dipilih di Indonesia

SEMARANG – Indosat Ooredoo Hutchison telah mengumumkan penyelesaian penggabungan usaha pada 4 Januari 2022 lalu, setelah menerima semua persetujuan...

Membanggakan, Desa Wisata Bakti BCA Torehkan Prestasi Gemilang

JAKARTA– PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) melalui program Corporate Social Responsibility senantiasa berkomitmen memberikan kontribusi bagi negeri ini....

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda