Ramadhan, Penghasilan Pedagang Kembang Api Terus Meningkat

SEMARANG- Setiap bulan ramadhan serta jelang malam Idul Fitri tiba tak ramai rasanya dengan adanya keberadaan mercon dan kembang api.

Memasuki bulan ramadhan penjualan kembang api dan mercon menjamur di setiap sudut kota dan tak tanggung-tanggung raup untung hingga lebih dari dua kali lipat.

Guntur salah soerang pedagang kembang api dan mercon mengatakan, ia sudah berjualan kurang lebih 10 tahun dan selalu memanfaatkan momen bulan ramadhan mengais rezeki dengan berjualan kembang api.

“Saya sudah perjualan dari tahun 2002, setiap menyambut ramadhan dan Idul Fitri selalu berjualan kembang api dan mercon. Lumayan laku keras dan lebih ramai di banding bulan-bulan biasa,” kata Guntur, Sabtu (3/5).

Pria berusia 35 tahun ini biasa berjualan di pinggir Jalan Pemuda seberang swalayan Sri Ratu setiap harinya, jenis mercon dan kembang api yang di jualnya harganya variatif. Pemebelinya juga tidak hanya berasal dari perorang tetapi dari restoran serta hotel-hotel yang ada di Kota Semarang.

“Harga kembang api sendiri berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 1.5 Juta, sedangkan untuk mercon berkisar antara Rp 2 ribu hingga Rp 50 ribu, biasanya ramai jelang h-7 Idul Fitri,” pungkasnya.

Ditambahkan, lapak jualan miliknya dan para pedagang mercon dan kembang api yang berada di sepanjang pemuda mayoritas sudah mengantongi perizinan dari pihak terkait. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here