Romahurmuzy: Perbedaan Politik itu Biasa, Jangan Jadikan Pemecah Persaudaraan

MUNAS- Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuzy, membuka langsung acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP di Hotel Patrajasa Semarang, Jumat (13/4). FOTO: M.Nurrozikan

SEMARANG- Banyaknya pilihan partai politik dan calon pemimpin, diharapkan tidak dijadikan sebagai sebab pecahnya hubungan persaudaraan antara sesama anak bangsa.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuzy dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama di Hotel Patrajasa Semarang, Jumat (13/4).

Romy sapaan akrabnya mengatakan, perbedaan politik sudah menjadi hal biasa, sehingga jangan hanya karena beda politik menjadikan persaudaraan sesama anak bangsa menjadi tercabik-cabik.

“Perbedaan politik itu biasa, jangan sampai perbedaan politik menghancurkan persaudaraan kita sesama bangsa,” ujarnya.

Ia mengatakan, apa yang tengah terjadi di Indonesia saat ini juga menjadi refleksi dari kejadian di berbagai negara lain.

“Ini yang terjadi di Indonesia adalah refleksi dari apa yang terjadi di dunia. Masalah di Myanmar, Syuriah, Yaman dan Arab Saudi mereka bertarung seakan bukan saudara,” ungkapnya

Ia pun mengajak, bagi setiap orang yang mau beragama Islam di Indonesia, sudah seharusnya menjadi orang Indonesia yang beragama Islam, begitu pula dengan agama lain.

“Dengan demikian ke Indonesiaan kita akan terjaga. Islam dan kekuasan tidak perlu dipertentangkan. Dan inilah yang harus tetap kita jalankan (saling menghargai) meski terjadi perbedaan,” ujarnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here