Sambut Imlek, Klenteng Tay Kak Sie Semarang Bersih-bersih

Sejumlah pengurus Yayasan Klenteng Tay Kak Sie Semarang saat membersihkan klenteng untuk menyambut perayaan Imlek yang jatuh pada 5 Februari 2019 mendatang.

SEMARANG- Menjelang perayaan tahun baru Imlek 2570 yang jatuh pada 5 Februari 2019 mendatang, sejumlah klenteng di Kota Semarang mulai mempersiapkan berbagai hal.

Satu diantaranya di Klenteng Tay Kak Sie Semarang yang berada di Jalan Gang Lombok Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang.

Para pengurus Yayasan Klenteng Tay Kak Sie mulai membersihkan bangunan klenteng jauh-jauh hari agar nantinya bisa digunakan dengan nyaman.

“Sekarang ini yang dibersihkan baru gedungnya. Jadi bangunan secara umum. Nanti kalau sudah dekat dengan Imlek, ada berbagai acara,” kata Pengurus Yayasan Klenteng Tay Kak Sie, Andre Wahyudi, Kamis (23/1).

Dikatakan, selain bersih-bersih sejumlah kegiatan juga telah dipersiapkan diantaranya pada tanggal 29 Januari esok akan ada saksin atau tridarma umat klenteng sebut dengan Pekong Naik.

Ketika itu, para dewa atau sindu yang berada di altar klenteng sedang “naik ke langit”. Pasca Pekong Naik, tanggal 30 Januari, katanya akan digelar bersih-bersih patung para dewa.

“Mereka “naik ke langit untuk melapor”, berarti rupang-rupang atau patung di klenteng ini semuanya kosong, makannya kami sebagai umatnya baru berani membersihkan,” jelas Andre.

Sebelum itu, katanya, pada tanggal 27 Januari juga ada rangkaian kegiatan Imlek berupa pembagian ribuan angpau bagi para lansia Tionghoa.

Dilanjutkan, pada puncak Imlek nanti, Klenteng Tay Kak Sie tidak akan menggelar acara besar-besaran, namun lebih kepada perayaan yang sederhana.

“Sederhana saja, yang penting momennya adalah merayakan imlek. Sembahyang di klenteng, begitu saja,” imbuhnya.

Dijelaskan, bagi umat Tionghoa, tahun baru imlek adalah momen untuk berkumpul dengan keluarga. Biasanya, orang-orang yang jauh akan pulang kampung, sanak saudara berkumpul

“Memang klenteng jarang mengadakan acara selain ibadah di hari Imlek, karena takutnya akan mengganggu aktivitas berkumpul dengan keluarga,” imbuhnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here