TravelingTuris Malaysia Masih Dominasi Kunjungan Wisatawan Mancanagara ke Jateng

Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan Wisatawan Mancanagara ke Jateng

-

- Advertisment -spot_img

Istimewa

SEMARANG- Perkembangan pariwisata di Jawa Tengah pada Juli 2018, menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Terutama, yang melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Tengah pada bulan Juli 2018 tercatat sebanyak 2 027 kunjungan, mengalami peningkatan sebesar 23,07% dibandingkan bulan Juni 2018 yang tercatat sebanyak 1 647 kunjungan.

Menurut Sentot, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terbanyak melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, karena pada bulan Juli 2018 tidak ada kunjungan Wisman melalui pintu masuk Bandara Adi Sumarmo, dikarenakan Maskapai AIR ASIA, satu satunya Maskapai yang melayani penerbangan lnternasional di Bandara Adi Sumarmo sejak Januari 2018 sudah tidak beroperasi.

Berdasarkan kebangsaan jelas Sentot, wisatawan asal Malaysia mendominasi kunjungan ke Jateng yaitu sebanyak 688 kunjungan.

“Jumlah kunjungan wisman terbanyak berasal dari warga negara berkebangsaan Malaysia yaitu 688 kunjungan, disusul Singapura 299 kunjungan dan Korea Selatan sebanyak 126 kunjungan,” kata Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono, Senin (3/9).

Sementara itu, lanjut Sentot, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Tengah pada bulan Juli 2018 tercatat sebesar 47,44%, mengalami peningkatan sebesar 1,28 poin dibanding TPK bulan Juni 2018 yang tercatat sebesar 46,16%. Bila dibanding periode yang sama di tahun 2017 maka TPK Juli 2018 mengalami penurunan sebesar 9,00 poin.

“TPK bulan Juli 2018 tertinggi terjadi pada hotel bintang 3 yaitu sebesar 53,24% dan terendah hotel bintang 1 sebesar 30,33%,” jelasnya.

Dia menambahkan, rata-rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Juli 2018 tercatat sebesar 1,31 malam, naik 0,02 poin dibanding bulan Juni 2018 yang tercatat sebesar 1,29 malam.

“RLM mancanegara pada bulan Juli 2018, tercatat sebesar 1,90 malam, mengalami penurunan sebesar 0,59 poin dibandingkan bulan Juni 2018 yang sebesar 2,49 malam. Sedangkan untuk RLM domestik tercatat 1,30 malam, mengalaml peningkatan 0,02 poin dibandlngkan dengan periode juni 2018 yang sebesar 1,28 malam,” pungkasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

XL Axiata Operasikan BTS USO di Kawasan Timur Indonesia

JAKARTA- PT. XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus membangun infrastruktur jaringan 4G ke berbagai wilayah terpencil di Kawasan Timur...

Mengenal Lebih Dekat GM Patra Semarang Hotel & Convention

SEMARANG - Pria kelahiran Sidoarjo Jawa Timur ini mengawali karirnya sebagai seorang Pengajar, namun sejak tahun 1993 memutuskan...

Pertamina Tanam 5000 Mangrove

CILACAP– Integrated Terminal Cilacap yang merupakan unit operasi dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, kembali melakukan...

Griya Riset Indonesia Siapkan Generasi Unggul Melalui Riset dan Kepenulisan

SEMARANG - Griya Riset Indonesia (GRI) hadir sebagai wadah yang membangun mental dan nalar ilmiah generasi muda yang memiliki...
- Advertisement -spot_imgspot_img

BMW Astra Card, Keanggotaan Ekslusif dengan Berbagai Manfaat

JAKARTA - Sebagai bentuk layanan menyeluruh dari BMW Astra untuk para pelanggan, BMW Astra memberikan BMW Astra Card untuk...

Reformasi Struktural Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Ekonomi

JAKARTA – UOB Indonesia memproyeksikan, perekonomian Indonesia akan tumbuh setidaknya lima persen pada tahun 2022. Hal ini seiring dengan...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda