261 Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Tengah Turut Dukung Inklusi Pajak

 

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Suparno saat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Inklusi Pajak Tingkat Perguruan Tinggi yang disaksikan oleh Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jateng, Tavip Supriyanto, Kamis (21/11/19)

SEMARANG – Kanwil DJP Jawa Tengah I dan Kanwil DJP Jawa Tengah II bersinergi dengan LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi) Wilayah VI Jawa Tengah dan APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Wilayah VI Jawa Tengah, menyelenggarakan Gathering bersama Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Tengah di Wisma Perdamaian, Kamis (21/11/19).

Sebanyak 261 pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Jawa Tengah hadir dalam acara tersebut untuk memberikan dukungan dan turut menyukseskan program Inklusi Pajak. Dituangkan dalam Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang memuat kesepakatan untuk menanamkan kesadaran pajak melalui integrasi materi pada Mata Kuliah Wajib Umum seperti Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, Agama dan Bahasa Indonesia.

Disaksikan oleh Drs. Tavip Supriyanto, M.Si, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah mewakili Gubernur Jawa Tengah, Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I sekaligus Plt. Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah II, Suparno melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Inklusi Pajak Tingkat Perguruan Tinggi dengan Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Dwi Yuwono Puji Sugiharto, M.Pd dan Ketua APTISI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Suparno mengatakan, kesepakatan yang telah ditandatangani ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dan landasan untuk langkah kerja sama lebih lanjut. Terlebih untuk meningkatkan prestasi perguruan tinggi dan mencetak future tax payer yaitu generasi emas Indonesia 2045 yang cerdas dan sadar pajak.

“Perjanjian Kerja Sama ini merupakan bagian dari rangkaian program Inklusi Pajak yang selama ini telah dilaksanakan Kanwil DJP Jawa Tengah I, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perpajakan di kalangan mahasiswa peserta didik, pendidik dan tenaga pendidikan melalui pendidikan tinggi,” ujar Suparno.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya Inklusi Kesadaran Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jawa Tengah I dan II.

Penganugerahan penghargaan Insan Inklusi Kesadaran Pajak di wilayah Kanwil DJP Jawa Tengah I diberikan kepada Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Ketua APTISI Wilayah VI Jawa Tengah, Rektor dan Wakil Rektor IV Universitas 17 Agustus 1945 selaku Pimpinan Kampus Piloting Inklusi Kesadaran Pajak di tingkat Pendidikan Tinggi, serta Ketua Yayasan Pendidikan Islam Nasima, Sekolah Piloting Inklusi Kesadaran Pajak di tingkat Sekolah Dasar dan Menengah di Wilayah Jawa Tengah I.

Sedangkan di wilayah Kanwil DJP Jawa Tengah II, penghargaan tersebut diberikan kepada 14 Perguruan Tinggi Piloting Inklusi Kesadaran Pajak yaitu Universitas Sebelas Maret, Universitas Islam Batik Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Widya Dharma, Universitas Boyolali, Universitas Muhammadiyah Magelang, Universitas Tidar, Politeknik Muhammadiyah Magelang, STIE Putra Bangsa, Politeknik Sawunggalih Aji, Universitas Jenderal Soedirman, Politeknik Negeri Cilacap, STIE Taman Siswa Banjarnegara dan Universitas Sains Al Quran. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here