Ekonomi BisnisTelekomunikasiAmankan Silaturahmi Masyarakat, Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Ramadan...

Amankan Silaturahmi Masyarakat, Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Ramadan dan Lebaran 2018

-

- Advertisment -spot_img

TANJUNG PINANG- Bagi operator telekomunikasi, Ramadan dan Lebaran identik dengan lonjakan trafik layanan. Untuk itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) sudah sejak jauh-jauh hari mempersiapkan jaringannya agar bisa menghadapi kemungkinan lonjakan trafik tersebut agar tradisi silaturahmi masyarakat tetap lancar, terlaksana di kedua momen spesial tersebut.

Sejumlah langkah mengkondisikan jaringan sudah dilakukan oleh tim jaringan XL Axiata dengan menyesuaikan pada trend penggunaan jenis-jenis layanan, terutama layanan data, tradisi mudik dan pergerakan pelanggan selama liburan panjang Lebaran, serta tersedianya infrastruktur jalan tol baru yang sudah akan bisa dimanfaatkan masyarakat selama libur Lebaran.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, trafik semua layanan diprediksi akan meningkat, dengan trafik data kembali akan naik paling tinggi antara 20-30 persen dibandingkan hari-hari biasa.

“Akses pada layanan streaming kemungkinan akan mengalami kenaikan yang signifikan, baik untuk streaming video maupun musik. Untuk itu kami harus menyiapkan jaringan sebaik mungkin, antara lain dengan meningkatkan kapasitas baik di Jaringan Core, Transmisi, juga kapasitas Radio di jalur mudik,” kata Yessie D. Yosetya, Kamis (26/4).

Yessi menambahkan, pada jaringan core, penambahan kapasitas telah dimungkinkan dengan telah diimplementasikannya teknologi Network Function Virtualization yang memiliki skalabilitas tinggi dalam pengembangan jaringan. Untuk Lebaran 2018 penambahan kapasitas jaringan core terutama difokuskan pada area Denpasar dan Medan.

Sementara itu penambahan kapasitas jaringan radio pada jalur dan area tujuan mudik dilakukan dengan antara lain menempatkan 49 MBTS, penambahan kapasitas pada sekitar 4000 BTS eksisting dan penambahan sekitar 8500 BTS baru di jalur mudik, tujuan mudik  dan tempat wisata  yang ramai dikunjungi saat Lebaran

Penambahan kapasitas transmisi dilakukan dengan meningkatkan kapasitas upstream internet menjadi 1000 Gbps atau 3x lipat dibandingkan kapasitas pada lebaran 2017. Selain itu, juga dilakukan peningkatan kapasitas pada transmisi backbone antarpulau sebesar 460G.

Selanjutnya, juga dilakukan optimisasi dan rebalancing jaringan yang dilakukan secara digital di titik kumpul atau hotspot Lebaran, seperti antara lain tempat keberangkatan atau kedatangan pemudik dan tempat tujuan wisata, hingga mencapai total 344 titik lokasi.

Persiapan lainnya yang sudah dilakukan adalah memastikan kualitas jaringan di sepanjang jalur-jalur utama mudik, baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan juga Sulawesi. Aktivitas ini dilakukan dengan uji jaringan atau drive test menggunakan perangkat pengukur kualitas jaringgan TEMS dan Probe untuk melakukan pengukuran cakupan dan kualitas jaringan suara maupun data yang lebih akurat. Perangkat yang sama juga dipakai oleh regulator dalam melakukan uji jaringan semua operator.

XL Axiata memastikan, sebagian besar jalur mudik utama telah terlayani dengan jaringan data berkualitas 4G LTE. Di sepanjang Pulau Jawa, lebih dari 96 persen jalur mudik utama telah terlayani oleh jaringan 4G LTE untuk jalan raya, sedangkan untuk jalur kereta api Jakarta – Surabaya, jaringan 4G LTE telah mencapai lebih dari 90 persen. Sementara itu di luar Jawa, lebih dari 94 persen jalur mudik utama di Sumatera dan 66 persen di Kalimantan telah tercover oleh jaringan 4G LTE.

Kemudian, mengingat dari tahun ke tahun, jalan tol baik lama maupun baru, selalu menjadi pilihan utama pemudik menuju kampung halaman atau lokasi berlibur, maka XL Axiata juga terus menambah kekuatan jaringan di jalur tersebut. Tahun ini, lebih dari 97 persen area pada sepanjang tol dari Jakarta hingga Surabaya, sudah terlayani dengan jaringan 4G LTE. Sementara itu untuk jalan raya non tol pantai utara Jawa dari Jakarta hingga Surabaya telah ter-cover layanan 4G LTE hingga sekitar 95 persen, dan jalur non-tol Pantai Selatan mencapai sekitar 90 persen.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kota-kota tujuan utama mudik diprediksikan akan mengalami lonjakan trafik. Kota-kota di pulau Jawa dan Madura, seperti Tegal, Pekalongan, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi dan Sampang serta Banjarmasin dan Samarinda  di Kalimantan akan berpotensi mengalami kenaikan trafik, demikian juga dengan kota-kota lain di Sumatera dan Sulawesi seperti Tebing Tinggi, Lampung, dan Makassar. Sebaliknya, dengan sebagian warganya akan pulang kampung, maka trafik akan berpotensi untuk berkurang pada wilayah Jakarta, Bali dan Lombok. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan Sarfas Pertamina

SEMARANG - Guna memastikan seluruh kegiatan operasi dan layanan kepada masyarakat berjalan dengan lancar di tengah kondisi pandemi, Komisaris...

PLN Berikan Gerobak Motor Listrik Kepada UKM, Tingkatkan Produktivitas

SEMARANG – PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jawa Tengah...

SWI Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Aset Kripto

JAKARTA - Satgas Waspada Investasi (SWI) meminta masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi aset kripto yang saat ini marak agar...

PGN Siap Kembangkan Pasar Gas Bumi Jawa Tengah

JAKARTA - Dalam rangka mewujudkan penyediaan gas bumi untuk Jawa Tengah, PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina menandatangani...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Subholding Gas Pertamina Raih ISO 55001

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berhasil mendapatkan sertifikat ISO 55001: Sistem Manajemen...

Menuju HUT ke-65 Astra, Kobarkan Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama

JAKARTA - Menuju hari ulang tahun (HUT) ke-65 pada 20 Februari 2022, hari ini (1/12) Astra meluncurkan logo HUT...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda