UmumPendidikanAtalia Dorong 11 Daerah Bentuk Pokja Paud

Atalia Dorong 11 Daerah Bentuk Pokja Paud

-

- Advertisment -spot_img

KOTA BANDUNG – Bunda Pendidikan Usia Dini Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mendorong 11 kabupaten/kota segera membentuk kelompok kerja Paud. 

Dari 27 kabupaten/kota di Jabar, sudah 16 kabupaten/kota yang memiliki pokja paud, sementara sisanya 11 daerah belum punya. 

Ke-11 daerah yang belum punya pokja paud yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Banjar, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya.

Atalia juga mendorong 16 daerah yang telah punya pokja paud  tingkat kabupaten/kota, segera membentuk pokja paud tingkat kecamatan. 

“Saya mendorong pembentukan pokja bunda paud tingkat kecamatan, mengawali kerja kita di tahun 2021,” ujarnya dalam rakor Pokja Paud Jawa Barat Tahun 2021, di Hotel Amaroossa, Kota Bandung, Kamis (18/3/2021). 

Menurutnya, paud menjadi tangga terpenting menyongsong masa depan anak bangsa yang lebih berdaya saing di bidang pendidikan. 

Untuk itu, paud harus dimaksimalkan bersama-sama melalui cara holistik dan terintegrasi. Salah satu upaya yang sedang ditempuh kolaborasi dengan BUMN di antaranya PT Perkebunan Nusantara. 

“Mudah-mudahan melalui inisiasi paud holistik terintegrasi yang sedang kita kerjasamakan dengan PTPN jadi percontohan wadah PAUD yang inovatif dan kreatif ,” kata Atalia. 

“Saya reugreug (tenang), karena dukungan dari Disdik Provinsi Jabar sangat luar biasa dan tentunya tanggung jawab Paud ini tidak boleh setengah-setengah harus kita maksimalkan bersama,” ucapnya.

Atalia berpesan agar setiap pokja bunda paud membuat program kerja yang jelas dan bisa membuat anak-anak tertarik untuk belajar sambil bermain. 

“Titipan dari saya, saat ini yang paling penting harus mempunyai proker yang keren. Seperti Sekoper Cinta, harus membuat kita menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Kemudian Atalia membeberkan mengenai kurikulum pemakaian pakaian pramuka yang harus digunakan oleh seluruh elemen pendidikan termasuk di level paud.

“Saya tidak main-main mempramukakan Jabar, kemudian nanti kegiatan pembelajaran bisa dilakukan di outdoor yang amat penting dilakukan dalam masa pandemi,” tutupnya. (dan/humas jabar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Pengusaha Makin Sadar Pakai Dexlite

SEMARANG– Kesadaran penggunaan Dexlite sebagai bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan dengan emisi pembakaran yang rendah di kalangan pengusaha...

XL Axiata dan Vision+ Luncurkan Paket Bundling

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus memperkuat bisnis layanan Over The Top (OTT) dan layanan hiburan, seiring...

PLN Gelar PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride

JAKARTA– PLN kembali menggelar kegiatan virtual charity run and ride pada 16 Oktober s.d. 7 November 2021. Virtual Charity...

Ajak Masyarakat Bijak Gunakan BBM, Pertamina Dorong Solar Subsidi Tepat Sasaran

SEMARANG – Sebagai badan usaha yang menerima penugasan dari pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, dalam hal...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gratiskan Ambil Kopi dan Teh Setiap Hari

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan merupakan salah satu hotel bintang 3 yang terletak di Kota Pekalongan. Memiliki letak yang...

Menjadi Programmer Sukses Masa Kini

JEPARA - Market Corner Goes To School yang merupakan kegiatan kolaborasi antara Up Radio dan Gmedia yang  pada bulan...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda