one-stop-property-new

Bulog Jamin Ketersediaan Bahan Pangan Ramadhan dan Lebaran Aman

0
one-stop-property-new
Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Bagya Mulyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Semarang, Sabtu (13/4/19).

SEMARANG – Perum Bulog menyetok sebanyak 1,8 juta ton beras untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Lebaran 2019. Stok tersebut dijamin cukup untuk menghadapi momen besar itu.

Direktur SDM dan Umum Perum Bulog Bagya Mulyanto mengatakan, stok bahan pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, daging kerbau dan daging ayam sangat cukup untuk menghadapi Ramadhan dan Lebaran tersebut.

“Bulan Ramadhan maupun hari raya kita sudah persiapan, baik beras, minyak goreng, tepung terigu, daging kerbau, daging ayam, gula. Kita sudah siap. Beras kami punya stok 1,8 juta ton, untuk gula kita jaga stok persiapan sekitar 30.000 ton. Tapi ini kita juga produksi terus gulanya,” kata Bagya di Semarang, Sabtu (13/4/19).

Dikatakan, Bulog terus melakukan berbagai persiapan khusus untuk menjamin ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat aman.

Menurutnya, meskipun penyerapan gabah dari petani menemui kendala karena masa panen yang sporadis atau tidak serentak, Bulog terus melakukan penyerapan.

“Serapan gabah petani, walaupun seporadis kita tetap melakukan penyerapan terus. Beras kena banjir, kita keringkan, tetap kita serap,” ujarnya.

Adapun di masa panen tahun ini, kata dia Bulog menargetkan mampu menyerap sebanyak 1,5 juta ton gabah. Jumlah tersebut turun 50% diakibatkan masa panen seporadis dan produsen beras yang mengalami gangguan banjir.

“Kita harapkan target musim panen tahun ini kita bisa menyerap 1,5 juta ton, hari ini 168.000 ton per hari ini. Turun, karena pola panen seporadis, tidak seperti tahun kemarin. Dan ini juga banyak produsen padi yang terjadi banjir, butuh kerja ekstra namun ini demi masyarakat,” ucapnya.

Disebutnya, wilayah penyumbang beras terbesar sejauh ini masih didominasi oleh Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Khusus di Jateng hingga per hari ini sudah ada 21.000 ton beras yang diserap.

Sementara itu, Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jateng Juaheni menambahkan, stok bahan pangan untuk Ramadhan dan Lebaran 2019 di Provinsi ini sangat aman. Bahkan stok diperkirakan mencukupi untuk kebutuhan hingga 5 bulan mendatang.

Adapun, saat ini ketersediaan stok beras medium Bulog mencapai 104.207,36 ton, beras premium 10.622,85 ton. Sementara stok gula Bulog mencapai 2.066,97 ton, daging kerbau 10,74 ton, minyak goreng 78,651 ton, bawang merah 26 ton, daging ayam 0,10 ton, dan telur 9,96 ton.

“Sangat cukup untuk memenuhi keperluan Ramadan. Beras aman ada 100.000 ton lebih, baik premium maupun medium. Jadi, cukup untuk keperluan Ramdan dan Lebaran. Selain beras, kami ada produk lain yang siap digelontorkan, kita punya minyak, gula, tepung, daging siap untuk men-support Lebaran,” ucapnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi kenaikan sejumlah harga pangan yang biasa terjadi saat Ramadan, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi agar harga tetap terkendali.
Bulog, ungkapnya, akan serius memantau pergerakan harga yang terjadi di pasaran dan akan menggelar operasi pasar ketika harga sudah terlalu tinggi.

“Antisipasi kenaikan harga tetap dilakukan, seperti operasi pasar supaya penjualan untuk segala bahan pangan tidak terjadi kenaikan siginifikan,” tandasnya. (ZP/05)

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan