Ekonomi BisnisBUMD Jateng Ditargetkan Sumbang Deviden Hingga Rp 1 Triliun...

BUMD Jateng Ditargetkan Sumbang Deviden Hingga Rp 1 Triliun di 2019

-

- Advertisment -spot_img

Sejumlah pengunjung di PRPP Jawa Tengah yang merupakan bagian dari BUMD Pemprov Jateng/ist.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jateng lebih inovatif dan kreatif mengoptimalkan berbagai potensi yang ada. Selain itu juga mengikuti perkembangan bisnis sehingga pendapatan daerah dari sektor BUMD terus meningkat.

Adapun di tahun 2019, dari 10 BUMD yang dimiliki Pemprov Jateng ditargetkan mampu menyumbang deviden hingga Rp 1 triliun, lebih besar dari tahun lalu yang mencapai Rp 459 miliar.

“BUMD Provinsi Jateng kontribusi deviden tahun 2018 Rp 459 miliar, diharapkan semakin meningkat atau paling tidak Rp 1 triliun. Karena BUMD sebagai penopang atau penyokong sumber dana pembangunan di Jawa Tengah,” ujar Sekda Jateng, Sri Puryono, Kamis (21/3/19).

Sekda meminta peningkatan deviden harus ada loncatan yang lebih cepat. Untuk mencapai loncatan cepat tersebut, maka BUMD harus terus berinovasi. Antara lain dengan membuat penyertaan modal untuk usaha yang produktif dan memberikan dampak ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu pengelolaan migas, rest area yang dikelola akan terintegrasi dengan agrowisata, serta potensi lain di SPJT dan lainnya, yang nilainya sangat besar dan semakin hari kian meningkat. Ini menjadi harapan kita, karena BUMD mempunyai tugas mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan daerah,” bebernya.

Tidak kalah penting, imbuhnya, peningkatan sinergi dengan pihak swasta, sehingga investasi daerah terus berkembang. Dengan perkembangan investasi itu diharapkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah melonjak, pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat.

Agar tercapai tujuan tersebut, katanya, investasi daerah harus memperhatikan asas kepastian hukum yang dilaksanakan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan. Selain itu, asas efisiensi diarahkan agar dana investasi yang digunakan sesuai batasan-batasan standar kebutuhan yang diperlukan, dalam rangka menunjang penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pemerintahan daerah secara optimal.

Sedangkan asas akuntabilitas, harus dapat dipertanggungjawabkan pada rakyat dan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Kemudian asas kepastian nilai harus di dukung adanya ketepatan jumlah dan nilai investasi dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dana, serta penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah.

Disebutkan, Pemprov Jateng memiliki 10 BUMD yang bergerak diberbagai bidang usaha. Yakni PT Bank Jateng, PT Citra Mandiri Jawa Tengah, BPR BKK, PT Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB), Kawasan Industri Wijaya Kusuma, PT Askrida, PT Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP), PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC), dan PT Jamkrida.

“Jika BUMD tidak punya rencana bisnis yang matang, maka akan kesulitan bagaimana mengukur kinerja dari yang bersangkutan. Harapan saya seminar ini akan memberikan hasil rekomendasi yang aplikatif dan implementatif sehingga kita akan,” tandasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

3Second Buka Gerai Baru di Kota Semarang dengan Konsep Family Store

SEMARANG - 3Second kembali melebarkan sayap dengan membuka Store terbarunya berkonsep Family Store di Kota Semarang, Jawa Tengah. 3Second Family Store yang berada di...

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...
- Advertisement -spot_imgspot_img

XL Axiata Luncurkan Paket Keluarga ‘AKRAB’

*Berbagi Kuota, Berbagi Kebersamaan JAKARTA- Menyambut bulan Ramadan, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan produk inovatif yang bisa mempererat...

Realme 8 dan 8 Pro Kini Hadir di Semarang dan Yogyakarta, Dijual Mulai Rp 3,5 Jutaan

SEMARANG – Realme, merek smartphone Favoritnya Anak Muda mulai meluncurkan realme 8 dan 8 Pro, realme Buds Air 2...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda