Durian Shinta, Pilihan Durian Organik yang Legit dan Menyehatkan dari Desa Bulusari

Para pembeli tengah menikmati legitnya Durian Shinta, yang dimiliki Ragil Giali (70) warga Desa Bulusari, Rejosari Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. 

BAGI anda yang gemar mencicipi durian, namun takut pusing karena kebanyakan, kini ada pilihan baru yakni Durian Sitoro alias Durian Shinta.

Durian ini sangat cocok dan sayang jika dilewatkan, selain rasanya yang lagit, durian ini sangat menyehatkan karena tanpa bahan kimia apapun.

Durian organik ini dikelola oleh Ragil Giali (70) warga Desa Bulusari, Rejosari Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Ragil telah bertekat untuk menyajikan durian bebas racun pestisida, sehingga cocok disantap siapapun.

Ragil mengatakan, durian yang ia miliki ditanam pada tanah yang bersih dari pestisida selama 40 tahun, sehingga sangat aman dan tidak perlu khawatir.

“Penyajian durian organik ini diawali dari kondisi tanah dulu dan sudah hampir 40 tahun tanah di kebun kami bebas pupuk buatan. Tanah sudah netral,” kata Ragil.

Dijelaskan, dalam pemupukan pohon ia memlilih menggunakan rerumputan di sekitar pohon durian dan sebagai pelindung dari hama digunakan rendaman berbagai rempah-rempah yang telah dicampur dengan nikotin.

Ia menambahkan, setiap orang harus bangga karena Indonesia dikaruniai tanah yang subur, sehingga patut dijaga agar bisa menumbuhkan benih dan buah yang baik layaknya durian tersebut.

“Kita harus bangga Indonesia dikaruniai produk durian unggul lokal. Kita lah yang harus melestarikan produk lokal ini,” ujar kakek 3 cucu ini.

Salah satu penikmat Durian Shinta asal Semarang, Nanet Ekopriyono mengatakan, benar jika seusai makan durian tersebut tidak membuat pusing, ditambah rasanya legit dan melekat kuat di lidah.

“Tidak bikin kepala pusing dan legitnya terasa,” ujar Nanet Ekopriyono.

Senada dengan Nanet, pembeli Durian Shinta asal Jakarta, Henry Lily, mengatakan, ia langsung memborong durian tersebut hingga 40 buah karena selalu habis cepat.

“Sehari saya bisa makan sampai 8 buah durian,” ujarnya

Para pembeli ramai-ramai mencicipi legit dan sehatnya Durian Organik milik Ragil.

Durian organik milik Ragil ini ditanam di lahan seluas hampir 7.500 meter persegi. Terdapat 70 pohon yang semuanya durian unggul lokal tanpa melalui proses okulasi.
Dalam sekali panen dari 70 pohon tersebut, ragil bisa mendapatkan 1500-2000 buah.

Sedangkan rata-rata Durian Shinta ini memiliki tekstur daging yang tebal, manis dan legit. Ada yang berwarna putih agak kekuning-kuningan. Sementara bobot durian tersebut bisa mencapai 1 kilogram hingga 8 kilogram.

Pecinta dan pembeli durian organik Sitoro atau durian Shinta ini sudah menyebar di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Tegal, Semarang, Solo, Jogja, Magelang dan kota lainnya. (ZP/05)