UmumGenjot PAD, Bupati dan Wali Kota se-Jateng Dikawal KPK

Genjot PAD, Bupati dan Wali Kota se-Jateng Dikawal KPK

-

- Advertisment -spot_img

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

SEMARANG – Upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) terus dilakukan. Bahkan, untuk mendongkrak PAD berkali lipat, bupati dan wali kota se-Jawa Tengah mendapat pengawalan langsung dari Ketua Tim Koordinasi Wilayah dan Supervisi Pencegahan KPK RI, Adlinsyah Malik Nasution.

Adlinsyah mengatakan, saat ini PAD sektor pajak, khususnya di pemerintah kabupaten dan kota hanya berkisar 20% dari potensi yang dimiliki. Besarnya sisa potensi yang bisa digarap itu, membuatnya harus aktif terjun ke pemerintah daerah.

“Prinsipnya, kita ingin tahu berapa transaksi pajak yang dilakukan. Kami menduga pajak daerah dari empat sektor utama yang masuk, baru 20 persen,” kata Adlinsyah, Jumat (22/2).

Ditambahkan, empat sektor utama tersebut adalah pajak hotel, hiburan, retribusi dan parkir. Untuk optimalisasi pendapatan daerah tersebut, harus dilakukan otomatisasi atau penggunaan teknologi informasi dalam penarikan pajak. Selain itu, Adlinsyah juga mendorong seluruh daerah memiliki e-budgeting dan e-planning.

“Kalau penarikan pajak pakai alat atau teknologi, penerimaan pendapatan asli daerah akan naik hingga empat kali lipat. Itu caranya kita untuk menghindari kebocoran penerimaan pajak. Batam misalnya, baru 400 alat dipasang dalam dua bulan, pendapatannya naik empat kali lipat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan tata kelola keuangan di Jateng, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/ kota sudah semakin baik. Salah satunya dibuktikan dengan status A yang diberikan oleh Kementerian PAN-RB pada evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk Jateng.

“Kita masih mencoba mendorong untuk bisa melihat Yogyakarta. Yakni keseriusan perbaikan sistem. Hari ini transparansi diberlakukan semakin baik, teknologi informasi menggampangkan kerja kita. Tapi godaan kita masih ada,” katanya.

Untuk optimalisasi pendapatan daerah sektor pajak, Ganjar mendukung penuh penggunaan sistem teknologi. Menurutnya, penggunaan sistem cashless dalam perpajakan akan memperkecil celah penyimpangan yang bisa dilakukan oleh oknum.

“Untuk pendapatan, pasti menjadi target pemerintah kita masing-masing. Bank Jateng bisa memfasilitasi itu (teknologi) semua agar Pemda bisa terbantu. Kalau retribusi pasar, kaki lima atau apapun itu dilakukan dengan non-cash berapa kebocoran yang kita atasi. Ini akan menggangu bagi yang suka main-main,” paparnya.

Saat ini, berbagai layanan online telah diterapkan Pemprov Jateng. Salah satunya melalui Sakpole, sebuah aplikasi untuk pembayaran pajak kendaraan. Ganjar berharap, pemerintah kabupaten dan kota di Jateng menerapkan hal serupa pada kantong-kantong pajak.

“Karena potensi pajak di kebupaten/kota sangat besar, dari pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, retribusi, hingga parkir. Kalau ini semua penarikannya di otomasi kan luar biasa,” bebernya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

PLN Berikan Bantuan Listrik Gratis di Jawa Tengah

SEMARANG - PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan...

Pakai Smartfren di Realme C21 Ada Bonus Kuota 384 GB Hingga Hadiah Smart TV

JAKARTA - Smartfren kembali menghadirkan paket bundling terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kali ini pelanggan yang membeli smartphone Realme...

XL Axiata Donasikan 100 Laptop ke Belasan Pesantren

BOYOLALI -  PT XL Axiata (XL Axiata) menyalurkan donasi 100 unit laptop dan sarana akses internet untuk 12 pondok pesantren...

Apindo Semarang Jamin Perusahaan Bayar THR Secara Penuh

SEMARANG - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang memastikan perusahaan di kawasan ini akan membayar Tunjangan Hari Raya (THR)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Dipimpin Evolusi OLED, Lini TV LG Tahun 2021 Siap Meluncur

JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia (LG) mengeluarkan pernyataan kesiapan perusahaan dalam memperkenalkan lini TV terbarunya di tahun ini....

SIG Bukukan Laba Rp450,36 Miliar

*Kuartal I Tahun 2021 JAKARTA– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Kuartal I tahun 2021 mencatatkan laba yang dapat diatribusikan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda