GO-PAY Hadirkan Pembayaran Non-Tunai di Pandanaran Art Festival

Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wakil Wali Kota Semarang menerima plakat dari GO-JEK Indonesia yang diwakilkan oleh Edwin Ariono, Head of Ecosystem Expansion GO-PAY pada malam puncak Pandanaran Art Festival 2018, Sabtu (17/11) malam sebagai simbolisasi terjalinnya kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Kota Semarang dan GO-PAY.

SEMARANG- Pada gelaran Pandanaran Art Festival 2018, GO-PAY – uang elektronik terdepan bagian dari ekosistem GO-JEK – memperkenalkan layanan pembayaran non-tunai di tempat menggunakan platform GO-PAY (offline acceptance). Dengan menggunakan metode ini, masyarakat Semarang, bisa melakukan pembayaran elektronik di puluhan UMKM di Kota Lumpia pada saat gelaran festival. Ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang untuk memberdayakan UMKM Kota Semarang melalui kemudahan pembayaran non-tunai.

Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang mengatakan, “Dalam festival kali ini diberlakukan pembayaran non-tunai melalui GO-PAY pada saat pengunjung ingin berbelanja di merchant-merchant food festival. Setelah sebelumnya Pemkot Semarang menggandeng GO-PAY dalam pembayaran Bus Rapid Transit Trans Semarang, kini ekspansi ke UMKM,” katanya, Sabtu (17/11).

Hendi pun menambahkan bahwa layanan pembayaran non-tunai ini dihadirkan untuk memberdayakan UMKM Kota Semarang. Menurutnya, pertumbuhan sektor UMKM di Kota Semarang yang setiap tahun meningkat itu patut didukung oleh kemajuan teknologi berupa pembayaran non tunai.

“Pertumbuhan jumlah UMKM di Kota Semarang dapat mencapai 1,71% setiap tahunnya dengan pegerakan aset hingga Rp 7,5 miliar. Hal ini perlu kita akselarasi dengan teknologi dan digitalisasi yang menggerakan ekonomi Semarang seperti dengan layanan GO-PAY ini,” ujar Hendi.

Apresiasi pun juga diutarakan oleh Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wakil Wali Kota Semarang dalam sambutannya pada malam puncak Pandanaran Art Festival 2018, Sabtu malam (17/11). “Kita sebagai masyarakat dan juga Pemerintah Kota Semarang mengucapkan terima kasih kepada GO-PAY atas kerja sama dan sinergitas yang terjalin dengan baik dalam Pandanaran Art Festival kali ini, dan mudah-mudahan dengan kerja sama ini dapat kita kembangkan lagi ke sektor-sektor yang lain. Tentunya komitmen ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Semarang untuk terus memberdayakan UMKM Kota Semarang melalui kemudahan pembayaran non-tunai,” ungkap Hevearita.

Pada momentum pelaksanaan Pandanaran Art Festival 2018 ini, GO-PAY menggandeng 40 UMKM di Kota Semarang. Masyarakat pengguna GO-PAY yang ingin bertransaksi dengan para pelaku UMKM tersebut cukup membuka aplikasi GO-JEK. Para pengguna dapat memilih menu “Bayar” dalam aplikasi GO-JEK dan melalukan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran, lalu memasukkan jumlah yang ingin dibayarkan dan melakukan konfirmasi pembayaran.

Edwin Ariono, Head of Ecosystem Expansion GO-PAY mengatakan bahwa GO-PAY berbagi misi yang sama dengan pemerintah dalam mendorong gerakan nasional non-tunai. “Salah satu komitmen kami sebagai perusahaan teknologi adalah mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia terutama masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal. Dengan menghadirkan pembayaran non-tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat  terhadap layanan jasa keuangan,“ ujar Edwin.

Dia menambahkan, “Masyarakat yang terbiasa memanfaatkan pembayaran non-tunai yang mudah dan transparan dapat mengakselerasi pemberdayaan UMKM serta cita-cita Pemerintah Kota Semarang untuk mewujudkan Kota Semarang sebagai smart city. Hal ini pun sesuai dengan misi GO-PAY dan GO-JEK untuk terus menciptakan dampak sosial yang positif bagi masyarakat.“

Kini, GO-PAY sudah bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembayaran di berbagai lokasi di Semarang. Selain UMKM, GO-PAY juga telah dimanfaatkan untuk pembayaran tiket Trans Semarang, membayar SIM dan SKCK di beberapa kota seperti Bekasi, Gresik, dan Mojokerto, hingga berdonasi ke BAZNAS dan berbagai masjid di 5 kota di Indonesia melalui sedekah digital.

“Harapannya, ke depan akan lebih banyak lagi UMKM di Kota Semarang yang dapat didukung oleh GO-PAY sehingga kehidupan sehari-hari masyarakat mulai dari belanja, bepergian, hingga berdonasi dapat semakin dipermudah,” tutup Edwin.

Pandanaran Art Festival 2018 berlangsung dari 16-18 November 2018 di area Balai Kota Semarang. Masyarakat yang melakukan transaksi dengan UMKM menggunakan GO-PAY selama perhelatan Pandanaran Art Festival 2018 akan mendapatkan cashback sebesar 20% yang akan langsung masuk ke saldo GO-PAY pengguna. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here