Impian Jadi Nyata, Driver Ojol di Semarang Bisa Miliki Rumah Berkat Program KPR Gojek dan BTN

Semarang – Gojek melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan mitra driver dengan memasuki tahap kedua program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus.
Pada tahap ini, puluhan mitra driver Gojek kini telah resmi menerima surat akad jual-beli rumah, memperkuat komitmen Gojek untuk memberikan akses kepemilikan hunian yang layak bagi mitra.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Gojek, sebagai bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) melalui program Gojek Swadaya dan KPR Sejahtera BTN.
Program ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya yang telah membantu belasan mitra driver di Solo Raya mendapatkan hunian. Tahun ini, program diperluas untuk mitra driver di Bogor, Yogyakarta, dan Semarang yang memenuhi kriteria Bank BTN, sehingga jumlah penerima akad bertambah menjadi puluhan.
Nur Andriansyah, Area Head Gojek Semarang, menyatakan, sejak awal, Gojek berkomitmen mendorong peningkatan taraf hidup mitra driver di luar penghasilan pokok mereka.
“Komitmen ini diwujudkan melalui program Swadaya dengan tiga pilar utama: Meringankan biaya operasional mitra, Memfasilitasi mitra dan keluarga kepada layanan asuransi terjangkau, serta Merencanakan kehidupan jangka panjang mitra melalui akses finansial dan pelatihan. Program KPR ini adalah bagian dari pilar Merencanakan, yang membantu mitra driver mewujudkan impian memiliki rumah melalui skema pembiayaan bersubsidi,” ujarnya.
Andri menambahkan, program ini dirancang secara komprehensif untuk peningkatan taraf hidup mitra.
“Kami merencanakan program ini untuk membantu mengatasi hambatan yang dihadapi mitra dalam memiliki kehidupan yang lebih baik. Kami menghargai dukungan erat Bank BTN sebagai mitra strategis kami dalam mendukung kesejahteraan mitra driver,” ucapnya.
Program KPR Sejahtera BTN ini menawarkan kemudahan dengan uang muka yang terjangkau dan cicilan mulai dari Rp885.000 hingga Rp1,3 juta per bulan. Hunian tipe 27/60 yang ditawarkan dimulai dari harga Rp 166 juta. Dengan program ini, mitra driver mendapatkan keringanan biaya -biaya dalam memproses KPR Sejahtera hingga 50%.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menyampaikan latar belakang kerja sama dan mengapresiasi kolaborasi strategis dengan Gojek yang membantu terwujudnya pembangunan rumah layak huni dengan harga terjangkau kepada masyarakat dari sektor informal.
“Kolaborasi strategis ini merupakan salah satu strategi percepatan penyaluran KPR bersubsidi khususnya KPR Sejahtera BTN, yang memang dikhususkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR, yang selama ini sulit dijangkau, seperti pekerja sektor informal, pedagang pasar, hingga anak muda milenial yang baru masuk dunia kerja,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu mitra driver Gojek asal Semarang, Soni Yuliawan, yang sejak menikah telah bermimpi memiliki rumah sendiri bersama istrinya senang akhirnya terwujud.
Sebelum menjadi mitra driver Gojek secara penuh, Soni bekerja di salah satu hotel di Semarang sebagai concierge front office.
Pada 2018, Soni memutuskan untuk bekerja sebagai mitra driver GoCar secara penuh karena fleksibilitas waktu yang ditawarkan. Soni memiliki target pendapatan tersendiri dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan keluarga, operasional kendaraan, BPJS, hingga cicilan rumah KPR.
Menurut pria berusia 35 tahun tersebut, skema cicilan harian KPR dengan memotong langsung saldo sangat membantu dirinya konsisten membayar rumah impiannya.
“Sebelum dapat undangan KPR, saya dan anak saya sudah sering melewati rumah di Purworejo tersebut dan merasa kagum, jadi kita sholawatin supaya punya rumah. Tidak menyangka saya sekarang bisa membeli rumah itu, semua berkat bantuan Gojek. Prosesnya juga mudah dan cepat sekali, kurang dari 1 bulan sudah serah terima kunci, kalau bukan karena program ini mungkin prosesnya bisa berbulan-bulan,” kata Soni.***
