Ekonomi BisnisIndustri Rokok Elektrik Potensial Dongkrak Serapan Tembakau Lokal

Industri Rokok Elektrik Potensial Dongkrak Serapan Tembakau Lokal

-

- Advertisment -spot_img

Badass Doctor (kiri), Ketua Bidang Produksi APVI, Eko Prio HC, dan Ketua Penasihat AVI, Dimasz Jeremiah saat menunjukan foto Rontgen paru-paru yang dilakukan oleh pengguna rokok elektrik atau vape. Hasil menunjukkan bahwa paru-paru pengguna vape normal.

SEMARANG – Perkembangan industri rokok elektrik dinilai dapat menjadi solusi untuk penyerapan tembakau dalam negeri yang masih tidak menentu.

Ketua Bidang Produksi Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Eko Prio HC mengatakan, pengguna maupun produk rokok elektrik di Indonesia terus mengalami perkembangan yang luar biasa pesat.

Berdasarkan catatannya, pengguna rokok elektrik di Indonesia mencapai 1,2 juta hingga 1,5 juta orang. Adapun liquid yang dipakai pada 2019 mencapai 30 juta botol, naik 300% dari 2018 yang kurang dari 10 juta botol.

“Petani tembakau memiliki peluang besar untuk menjual tembakau mereka yang justru tidak terserap industri rokok,” kata Eko di Semarang, Sabtu (11/1/20).

Menurutnya, potensi penyerapan tembakau petani lokal akan sangat luar biasa apabila pemerintah mendukung industri rokok elektrik di dalam negeri.

Selama ini, lanjutnya industri rokok hanya menerima tembakau dari petani dengan kualitas baik, hal itu berbeda dengan vape yang hanya butuh ekstraksi daun tembakau sehingga akan sangat menguntungkan.

Disebutnya, untuk membuat nikotin cair tidak memerlukan tembakau yang berkualitas baik saja, namun limbah tembakau juga bisa dipakai sehingga akan sangat menguntungkan petani.

“Tidak perlu daun-daun yang bagus, karena ampas yang tidak terserap industri rokok saja bisa diserap untuk menambah pendapatan petani,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Penasihat Asosiasi Vape Indonesia (AVI), Dimasz Jeremiah menambahkan, komunitas vape sebenarnya berupaya membantu pemerintah mengurangi dampak negatif rokok.

Disebutnya, vape jauh lebih aman apabila dibandingkan rokok sehingga ini bisa menjadi solusi alternatif bagi mereka yang tidak bisa berhenti merokok.

“Vape jauh lebih aman apabila dibandingkan dengan rokok. 95% vape lebih baik atau lebih kurang dampak negatifnya apabila diperbandingkan dengan rokok,” ujarnya.

Ia pun meminta agar pemerintah tidak terlalu over reaktif dengan mau melarang vape di di Indonesia. Pemerintah harus objektif dalam melihat potensi industri vape di dalam negeri.

“Petani akan dapat potensi untuk limbah tembakau tidak terpakai bisa diolah lagi menjadi ekstraksi nikotin. Keuntungan banyak sekali, resiko jauh berkurang,” pungkasnya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Ramadan Kareem ala Patra Semarang

SEMARANG -  Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti oleh umat muslim, salah satu momen yang paling dinanti setelah seharian...

JNE Berikan Promo Berlimpah di Bulan Ramadhan 2021

SEMARANG – Bulan Ramadhan telah tiba, seluruh masyarakat menyambut antusias dengan tradisi untuk saling berbagi kepada keluarga dan kerabat....

3Second Buka Gerai Baru di Kota Semarang dengan Konsep Family Store

SEMARANG - 3Second kembali melebarkan sayap dengan membuka Store terbarunya berkonsep Family Store di Kota Semarang, Jawa Tengah. 3Second Family Store yang berada di...

LG Borong 31 Red Dot Award

JAKARTA- Tak hanya dari inovasi, kepiawaian LG dalam meramu produk elektroniknya juga menyentuh hingga penciptaan desain yang mengesankan. Sebagai...
- Advertisement -spot_imgspot_img

CIMB Niaga Perkuat Kapabilitas OCTO Mobile Jadi Super App

JAKARTA- Seiring meningkatnya aspirasi nasabah terhadap layanan finansial berbasis digital, perbankan terus berinovasi meningkatkan kapabilitas platform digitalnya, sehingga dapat...

PGN Siapkan Pasokan dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Jateng Petro Energi (Perseroda) (JPEN) telah melakukan penandatanganan Memorandum of...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda