Instalasi Mahakarya ‘LG OLED Falls’ Pukau CES 2019

LAS VEGAS- Consumer Electronics Show (CES) 2019 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, memang telah berakhir beberapa hari lalu. Selayaknya gelaran global tahunan bagi industri elektronik, berbagai produk inovatif bertubi-tubi diperkenalkan sepanjang penyelenggaraan yang dimulai sejak tanggal 8 Januari lalu. Berbagai atraksi pun dipertontonkan para pabrikan untuk memperkenalkan tingkat pencapaian inovasi miliknya.

LG OLED Falls menjadi salahsatu atraksi yang memukau para pengunjung dan peserta CES tahun ini. Mengambil tempat tepat di sebelah pintu utama, menurut LG, instalasi ini tersusun dari 260 unit layar LG OLED digital signage. Dengan tingginya yang mencapai 20 kaki dan lebar 65 kaki, LG mendesain instalasi ini seakan menjadi sambutan kedua sesaat setelah pengunjung memasuki pintu utama yang menambah megahnya CES bagi pengunjung.

Daya pukau LG OLED Falls ini tak cuma hadir dari banyaknya unit LG OLED digital signage yang terlibat, namun lebih dari itu, LG menyusunnya dalam kombinasi bentuk layar melengkung dan datar yang memberinya konfigurasi unik. Terdapat 76 layar OLED berbentuk cekung, 72 unit layar OLED berbentuk cembung dan 112 unit layar OLED datar yang semuanya berdimensi layar 55 inci.

Yang menambah megahnya instalasi ini, LG memutar berbagai video yang menampilkan kemegahan alam di dalamnya. Diantaranya pemandangan gurun, air terjun, samudera hingga cahaya. Berpadu dengan suguhan audio, instalasi ini berhasil memberikan pengalaman menyaksikan yang mendalam bagi para pengunjung.

Keberhasilan tersebut, menurut LG, tak lepas dari teknologi OLED miliknya yang punya kemampuan menghasilkan warna hitam sempurna yang mendukung kemampuannya menghasilkan warna lebih kaya. Tak cuma itu, kemampuan ini didukung dengan kelebihannya yang dapat dinikmati dalam sudut menonton lebar tanpa adanya distorsi. Hal inilah, yang menurut LG, membuat karya instalasi ini hanya dapat dicipta dengan OLED.

Superioritasnya teknologi OLED LG ini lahir dari karakteristiknya yang jauh berbeda dari layar LCD atau LED. Tak seperti kedua panel layar generasi sebelumnya itu, panel OLED tak lagi memerlukan deret lampu bagi pencahayaan latar.

Sebagai gantinya, OLED menggunakan piksel yang dapat menyala dan mati sendiri pada tiap pikselnya. Keunikan inilah yang membuatnya memiliki kontrol kecerahan dan kualitas gambar lebih baik. Di sisi lain, inovatifnyapanel OLED yang benar-benar mematikan pikselnya untuk menghasilkan warna hitam sempurna ini memberinya rasio kontras tanpa batas. Hal yang memberikan pengalaman lebih baik dalam menampilkan konten High Dynamic Range.

Tanpa keberadaan deret lampu bagi pencahayaan latar yang terpisah, seperti milik LCD dan LED, juga memberinya keuntungan pada ringannya badan panel OLED. Bahkan, mengoptimalkan kemampuan ini, LG telah pula memperkenalkan layar TV OLED yang sangat fleksibel untuk dapat digulung. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here