Kamu Perlu Tahu, Kenapa Food Truck Makin Digandrungi?

Ilustrasi/istimewa

MENJUAL makanan dengan mobil atau yang dikenal dengan food truck tengah menjadi booming di kota besar, seperti di Jakarta, Yogyakarta dan kota-kota besar lainnya. Bahkan, saking populernya, di Semarang mulai digagas kegiatan yang melibatkan food truck.

UKM Culinary Festival misalnya. Kegiatan yang digelar di kawasan Kota Lama Semarang ini khusus mendatangkan 50 food truck dari berbagai kota. Acara yang dilaksakan dari 20-22 April 2018 itu sukses menyedot ribuan pengunjung dan mendapatkan Rekor MURI dengan peserta food truck terbanyak di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, food trucks menjadi bisnis potensial yang dilirik banyak orang. Banyak orang berlomba-lomba untuk berbisnis membuat food truck.

Biaya yang murah dibandingkan mendirikan restoran pun kian menambah alasan utamanya. Namun, tahukah kamu jika sebenarnya banyak tantangan yang harus diperhatikan ketika ingin mendirikan bisnis ini?

Ada beberapa hal yang berbeda jika dibandingkan dengan membuka restoran biasa. Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui jika ingin berkecimpung dalam bisnis ini :

1. Melihat izin terlebih dahulu

Membuka sebuah bisnis Food Truck tidak sesederhana yang dibayangkan. Ketika mendirikan bisnis ini, tentu tidak cukup hanya membeli mobil lalu merombaknya menjadi dapur dan kemudian mulai memasak di dalam mobil itu di tempat-tempat umum.

Sebelum memutuskannya, kamu harus melihat aturan daerah di mana akan mulai berjualan, apakah bisa leluasa berjualan di mana saja atau ada aturan yang membatasinya. Dari sinilah kamu bisa mencari tahu terkait perizinannya agar bisa berjualan tanpa suatu halangan.

2. Tidak harus truk

Ketika sudah memilih mendirikan bisnis ini, kamu tidak harus sesuai namanya food truck yang kemudian harus memakai truk untuk berjualan. Kamu cukup membutuhkan sebuah mobil yang bakal disetting menjadi food truck dengan konsep yang telah direncanakan. Selain itu lihat budget yang kamu miliki, jangan terlalu jauh dengan konsep sedemikian rupa namun tidak punya modal.

3. Promosi jadi sangat penting

Dari sini, kamu tidak bisa dengan tiba-tiba parkir di perempatan jalan dan kemudian ribuan pelanggan akan datang mengerubungi truk mu. Kamu harus memikirkan cara pemasaran yang tepat sehingga food truck mu kian disukai.

Kamu bisa memulai promosi melalui media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp dan lainnya. Kamu bisa memulainya dengan membuat video pendek atau banner yang kemudian bisa dishare melalui media sosial itu.

4. Menghormati pebisnis lain

Hal yang harus kamu perhatikan adalah menghargai para pebisnis lain yang telah ada. Kamu tidak bisa merebut tempat atau berjualan di sembarang lokasi, jadi pintar-pintarlah lihat kondisi. Selain itu kamu juga bisa bersikap ramah agar bisa cepat mendapatkan teman dan siapa tahu diizinkan ikut berjualan dengannya.

5. Ikut komunitas dan acara

Berbisnis food truck tidak akan lengkap jika kamu belum bergabung dengan beragam komunitas. Hal itu karena kamu tidak akan kuat lama-lama mencari tempat jualan atau pembeli sendiri, sehingga kamu perlu bergabung dengan komunitas karena biasanya akan banyak diskusi, event, dan berbagai undagan untuk ikut dalam kegiatan mereka. Jadi ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here