PeristiwaKekerasan Generasi Muda Meningkat, Begini Usulan Agustina Wilujeng

Kekerasan Generasi Muda Meningkat, Begini Usulan Agustina Wilujeng

-

- Advertisment -spot_img

 

Anggota MPR / DPR RI Agustina Wilujeng saat di acara sosialisasi empat pilar di Gedung Wanita Semarang, Minggu Malam (11/2)

SEMARANG– Anggota MPR/DPR RI Agustina Wilujeng  prihatin dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh kalangan pelajar dan pemuda di Indonesia. Terkini, Minggu  siang (11/2) ada seorang pemuda nekat melakukan aksi penyerangan terhadap jemaat Gereja Lidwina di Yogyakarta.

“Kejadian itu sangat memprihatinkan kita semua. Namun harapan kami, hal ini tidak memicu kemarahan dan aksi  belas dendam. Semua pihak bisa menyikapi dengan kepala dingin,” katanya saat acara Sosialisasi Empat Pilar di Gedung Wanita Jalan Sriwijaya Semarang, Minggu malam (11/02).

Selain aksi kekerasan meningkat, menurut politisi dari PDIP ini, sikap toleransi, menghormati, saling menghargai dan saling tolong menolong pada diri pelajar, remaja dan pemda juga menipis. Padahal sikap-sikap seperti itu harus terus dijaga, dalam rangka membangun situasi aman dan nyaman serta menegakkan NKRI saat ini dan mendatang.

“Inilah pentingnya sosialisasi empat pilar dikalangan remaja dan pemuda. Ini sebagai upaya untuk menjaga dan mengamankan NKRI serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal,” ucapnya anggota dewan dari Dapil Jateng IV ini.

Banyak contoh kasus di kalangan pelajar dan pemuda yang membuat prihatin,  seperti siswa tidak takut lagi pada guru bahkan ada kasus siswa menghajar gurunya sampai tewas dan juga ada yang merampok driver taksi sampai meninggal. Balum lagi, contoh kecil saat berada di kendaraan umum, melihat ada orang tua yang berdiri karena tidak ada tempat duduk, namun remaja itu tetap duduk santai pura-pura tidak tahu, asyik main hand phone.

“Contoh lain ada anak sekolah sebuah SMP berani marah pada polisi gara gara ditilang. Padahal jelas jelas dia salah. Masih banyak lagi,” bebernya.

Untuk mengatasi semua itu, Agustina minta agar pendidikan budi pekerti dihidupkan dan diajarkan tidak hanya sisi teorinya saja tapi sampai pada aplikasi dalam kehidupan sehari hari.

“Menurut saya apa yang dilakukan di sekolah belum cukup. Karena masih terfokus pada pelajaran teori saja belum mengarah pada praktek dalam kehidupan sehari hari. Orang tua harus memperhatikan pendidikan di keluarga. Anak di rumah harus diajarkan hormat terhadap orang tuanya. Seperti budaya cium tangan ketika anak akan sekolah atau bepergian, itu juga hal yang bagus keluarga dan di sekolah sangat relevan dalam upaya memberikan pendidikan pekerti,” terangnya.

Melalui sosialisasi empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Agustina yakin jiwa Nasionalisme masyarakat akan tumbuh karena dengan empat pilar bangsa, Republik Indonesia bisa berdiri kokoh sampai saat ini (zp/03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

JNE Ikut ‘Mengantarkan’ Kesuksesan Bigissimo

SEMARANG - Kesuksesan penjualan produk fashion bigsize yang digeluti Prasina Dewi Nur Cahyani melalui brand Bigissimo tak terlepas juga...

Kerja Sama XL Axiata – Bank BCA Permudah Pelanggan Beli Paket Data

JAKARTA– PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menjalin kerjasama strategis dengan Bank Central Asia (BCA) guna mempermudah pelanggan yang...

Stall Gerobak Nasi Goreng Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Berbagai Menu makanan dengan bahan dasar nasi sepertinya masih menjadi idola untuk masyarakat Indonesia. Sebut saja Nasi...

Bentomie, Perpaduan Mie dan Bento

SEMARANG- Pengunjung Prima Raja Resto yang berada di kawasan Puri Anjasmoro Semarang kini diberikan ragam pilihan menu. Selain seafood...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Masjid Megah Pendiri JNE, diresmikan Gubernur Bangka Belitung

BANGKA BELITUNG– Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno pertama kali dibangun oleh pendiri JNE, Almarhum Bapak H. Soeprapto Soeparno tahun 1979....

XL Axiata Dukung Geliat Wisata Jawa Tengah

*Pastikan Kualitas Jaringan di Magelang, Wonosobo, dan Temanggung MAGELANG- Industri wisata di Jawa Tengah terus menggeliat dan mencoba bangkit, antara...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda