UmumPendidikanLPEI Tumbuhkan Semangat Ekspor ke Mahasiswa Undip

LPEI Tumbuhkan Semangat Ekspor ke Mahasiswa Undip

-

- Advertisment -spot_img

SEMARANG – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Exim Bank (IEB) melakukan edukasi ekspor dalam kegiatan IEB Goes to Campus di Universitas Diponegoro, Semarang, Senin (11/11/19).

Acara bertajuk Share & Aware About Export ini bertujuan agar para audiens yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku usaha, mendapatkan informasi mengenai kegiatan ekspor.

Sinthya Roesly, Direktur Ekskutif LPEI, menyampaikan kegiatan ini dapat memberikan wawasan kepada generasi muda sejak dini mengenai peran dan fungsi LPEI dalam mendukung ekspor nasional. Faktanya, aktivitas ekspor merupakan sesuatu yang mudah untuk dilakukan oleh siapa saja.

“Ekspor merupakan sesuatu yang mudah dan dapat dilakukan siapa saja. Asal punya keinginan kuat, semangat, dan kreativitas dalam menciptakan produk bernilai tambah,” tuturnya.

Menurut Sinthya, sangat penting membangun perhatian terhadap sektor ekspor sejak muda. Presiden Joko Widodo berkali-kali mengingatkan investasi dan ekspor menjadi pilar yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kunci untuk mendukung kedua pilar itu ialah keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Dalam misi Indonesia Emas pada 2045 atau 100 tahun kemerdekaan, generasi muda yang saat ini masih berstatus mahasiswa, nantinya akan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, LPEI memiliki tanggung jawab menyediakan sarana, membangun kemampuan, dan menumbuhkan spirit kepada mahasiwa, agar ikut berkontribusi dalam mata rantai ekspor nasional.

“Kami ingin menggugah dan mengundang agar SDM unggul dibangun sejak dini, untuk bersinergi menumbuhkan ekspor, dan menciptakan Indonesia lebih baik ke depannya,” paparnya.

Manfaat pengembangan ekspor di antanya ialah mengalirkan devisa ke dalam negeri, menumbuhkan lapangan kerja, dan membangun citra Indonesia sebagai pemain bisnis global dunia.

Sinthya menambahkan, dalam acara IEB Goes to Campus, pihaknya juga melakukan open house untuk mengundang kepada mahasiwa Undip yang ingin bergabung mengembangkan ekspor bersama LPEI.

“Kami juga ingin mengundang talenta-talenta terbaik Undip untuk berkontribusi terhadap negara dengan bergabung bersama LPEI,” imbuhnya.

Kegiatan IEB Goes to Campus merupakan sinergi bersama antara Indonesia Eximbank dan University Network for Indonesia Export Development (UNIED), dalam kesempatan ini diwakili oleh Chairman UNIED tahun 2019, yaitu Universitas Diponegoro.

UNIED merupakan jaringan 11 Perguruan Tinggi Negeri sebagai wadah untuk membantu memberikan solusi dalam pengembangan ekspor Indonesia baik sebagai network of knowledge, enabler, dan fasilitator.

Rektor Undip sekaligus Chairman UNIED Yos Johan Utama, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ekspor merupakan kedaulatan dan kebanggaan sebagai suatu bangsa. Artinya, produk-produk dari Indonesia dibutuhkan dan memiliki keunggulan, dibandingkan produk dari negara lain.

“Ekspor itu pride suatu bangsa, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu perekonomian nasional,” paparnya.

Dalam era disrupsi digitalisasi, penting untuk berpikir out off the box dan memiliki orientasi tinggi untuk menjadi eksportir. Spirit ini dapat dibangun salah satunya melalui kerja sama edukasi antara perguruan tinggi dengan LPEI. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Wartawan Dan Polresta Banyumas Bagikan Paket Sembako

PURWOKERTO - Covid 19 bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, baik usia muda, dewasa maupun tua. Virus yang mematikan...

JNE dan Dompet Kemanusiaan Media Group Kirim Tabung Oksigen Gratis ke RSUP Kariadi Semarang

SEMARANG – Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir dan dampak yang ditimbulkan hingga saat ini sangat berpengaruh besar...

Telkomsel Ajak Masyarakat Lakukan #YangKitaBisa

JAKARTA – Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang tengah menghadapi pandemi, Telkomsel berupaya untuk menempatkan diri berdampingan bersama masyarakat...

Komunitas Tionghoa Semarang Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

SEMARANG - Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (PORINTI) Kota Semarang membagikan sembako kepada warga terdampak PPKM Darurat. Pembagian tersebut dilakukan bersama...
- Advertisement -spot_imgspot_img

90% Dikorbankan, Efektifkah PPKM?

SEMARANG - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jateng menilai, sejumlah Kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 yang sudah terjadi...

Brantas Abipraya Gelar Vaksin COVID-19 Gratis

JAKARTA - Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Guna menyokong...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda