Mahasiswa UNS Inisiasi Warung Hidup di Tengah Pandemi

Nurlita Asri Andriani, mahasiswa Program Studi Kedokteran UNS saat membagikan ragam tanaman kepada warga di RT 03 RW 08 Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Senin (15/6/20).

SEMARANG – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menginisiasi pengembangan warung hidup untuk mencukupi kebutuhan secara mandiri di tengah pandemi Covid-19.

Inisiatif yang dilakukan oleh Nurlita Asri Andriani, mahasiswa Program Studi Kedokteran UNS itu merupakan pengembangan berbagai tanaman yang ditanam dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Berbagai tanaman yang ditanam mulai sayur, buah hingga bumbu-bumbuan.

Lita sapaannya pun menanam berbagai sayuran seperti bayam, terong, tomat, sawi, cabai rawit,  kemangi, jagung manis, dan brokoli. Tanaman-tanaman ini kemudian ia bagikan ke warga sekitar tempat tinggalnya di RT 03 RW 08 Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Dibawah bimbingan Dosennya, Muhtar, ia melakukan edukasi kepada warga seputar program yang ia kembangkan. Program itu sendiri menjadi bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang ia lakukan.

Lita mengatakan, program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menekan pengeluaran di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, melalui warung hidup masyarakat juga bisa mengurangi aktivitas belanja di pasar karena segala kebutuhan sayur hingga buah bisa didapat cukup di pekarangan rumahnya.

“Warung hidup ini diharapkan dapat mengurangi pengeluaran untuk belanja keperluan dapur masyarakat terutama ibu rumah tangga, serta mengurangi potensi paparan Covid-19 dengan tidak terlalu sering belanja ke pasar,” ujar Lita, Senin (15/6/20).

Sementara itu, warga RT 03 RW 08 Kelurahan Pedurungan Kidul, Ganti menyambut baik program pengabdian masyarakat yang dilakukan tersebut.

“Terima kasih mbak Lita, saya senang sekali mendapat tanaman warung hidup. Tanaman ini bermanfaat sekali untuk keluarga, bisa panen tomat dari halaman sendiri,” katanya.

Hal sama disampaikan oleh Taryono. Menurutnya, program tersebut diharapkan memacu warga untuk jeli memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami berbagai kebutuhan, sehingga menekan biaya belanja kebutuhan sehari-hari.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga dengan tanaman warung hidup ini warga RT 03 RW 08 bersemangat untuk berkebun secara mandiri,” pungkasnya. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here