Mei 2019 Jateng Inflasi 0,33%, Ini Penyebabnya

one-stop-property-new

SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat, pada bulan Mei 2019 di Jawa Tengah terjadi inflasi sebesar 0,33% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,36.

Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, inflasi di Jawa Tengah terjadi karena kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,62% diikuti kelompok kesehatan sebesar 0,47%, kelompok sandang sebesar 0,43%, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,41%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,28%, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar dan sebesar 0,10% dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02%.

“Penyebab utama inflasi Jawa Tengah Mei 2019 adalah naiknya harga cabai merah, daging ayam ras, angkutan antar kota, cabe hijau dan gula pasir. Penahan Iaju inflasi adalah turunnya harga bawang merah, beras, bawang putih, kangkung dan pepaya,” ujarnya, Selasa (11/6/19).

Dikatakan, inflasi terjadi di enam kota SBH di Jawa Tengah. Kota Purwokerto mengalami inflasi tertinggi yaitu sebesar 0,48% dengan IHK sebesar 132,91, diikuti inflasi di Kota Semarang sebesar 0,36% dengan IHK sebesar 134,06, Kota Tegal sebesar 0,30% dengan IHK sebesar 132,45.

Kemudian di susul Kota Surakarta sebesar 0,28% dengan IHK sebesar 131,30, Kota Kudus sebesar 0,22% dengan IHK sebesar 141,89. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Cilacap sebesar 0,19% dengan IHK sebesar 138,89. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here