Ekonomi BisnisNilai Tukar Petani Jateng Oktober Naik 0,31%

Nilai Tukar Petani Jateng Oktober Naik 0,31%

-

- Advertisment -spot_img

Seorang petani memanen padi di areal sawah desa Panyindangan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (30/3). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/Rei/nz/15.

SEMARANG – Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Tengah pada Oktober 2019 tercatat sebesar 106,30 atau naik 0,31% dibanding NTP bulan sebelumnya sebesar 105,98.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, kenaikan NTP karena Indeks Harga Yang Diterima Petani (It) naik 0,44% Iebih tinggi dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) yang naik 0,14%.

“Dari lima subsektor pertanian komponen penyusun NTP, tiga subsektor mengalami kenaikan indeks yaitu subsektor Tanaman Pangan naik 1,33%, subsektor Hortikultura naik 0,63%, dan subsektor Perikanan naik 0,07,” ujar Sentot, Sabtu (2/11/19).

Adapun terdapat dua subsektor yang mengalami penurunan indeks yaitu subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat turun 0,64%, dan subsektor Peternakan turun 0,78%.

Dari 33 Provinsi kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 1,22%. Sebaliknya penurunan NTP terbesar di Provinsi Gorontalo sebesar 1,70%.

Untuk diketahui, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima terhadap indeks yang dibayar petani.

NTP menjadi salah satu indikator untuk melihat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang fan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. (ZP/06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Smartfren Sediakan Hadiah Miliaran Rupiah di Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga

JAKARTA – Setelah sukses membagikan hadiah sekaligus membuka peluang baru untuk lebih dari 3,9 juta pemenang, sekarang Smartfren menghadirkan...

Mulai Hari Ini Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Menjadi Rp 45.000

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun dari sebelumnya...

Original Coklat dari Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Coklat? Makanan manis yang bisa menjadi Mood Boster untuk sebagian orang. Makanan manis satu ini tentu sangat...

Usaha Jus Organik Pelajar Semarang Ini Raup Omzet Jutaan

SEMARANG - Usaha jus buah dan sayuran organik yang ditekuni pelajar di Kota Semarang ini membawa keberuntungan bagi kondisi...
- Advertisement -spot_imgspot_img

KA Lokal PSO Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu, Kembali Beroperasi

SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang, kembali mengoperasikan KA Lokal PSO mulai Rabu 22 September...

Sporty Car Kian Diminati, Nasmoco Hadirkan 5 Varian Toyota Gazoo Racing

SEMARANG - Diperkenalkan sejak dua tahun lalu, deretan model Toyota Gazoo Racing mulai dari sports car GR Supra hingga...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda