OJK Himbau Masyarakat Jateng Waspadai Modus Investasi Bodong

Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Rokhmad Sunanto (kiri) dan Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengan dan DIY, Aman Santosa saat memberikan keterangan pers, Senin (29/7/19).

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghimbau masyarakat di Jawa Tengah selalu waspada dengan berbagai tawaran menggiurkan dari investasi bodong.

Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK, Rokhmad Sunanto mengatakan, perkembangan ekonomi di Jawa Tengah yang cukup baik menjadi incaran pihak yang tidak bertanggung jawab untuk masuk membawa investasi bodong ke provinsi besar ini.

“Masyarakat harus waspada mengelola keuangannya, harus bijaksana, mau investasi kemana, berupa apa,” kata Rokhmad di Semarang, Senin (29/7/19).

Dikatakan, baru-baru ini kasus investasi bodong yang menjadi perhatian adalah investasi jamu di Klaten. Banyak sudah masyarakat yang menjadi korban pihak yang tidak bertanggung jawab itu.

“Kami terus melakukan sosialisasi ke masyarakat Jateng, khususnya Semarang hati-hati memilih investasi dari tipu menipu, dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ditambahkan, masyarakat diminta melapor apabila menemukan tawaran investasi yang mencurigakan.

Disebutnya, OJK punya wadah untuk melaporkan kasus investasi bodong yakni melalui satgas waspada investasi, di mana saat ini telah mengandeng 13 kementerian. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here