PeristiwaOJK Minta Masyarakat Kenali Risiko Sebelum Berinvestasi

OJK Minta Masyarakat Kenali Risiko Sebelum Berinvestasi

-

- Advertisment -spot_img

INVESTASI – (Dari kiri) Ketua Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal (LP3M) Investa Semarang Hari Prabowo, Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Regional 3 Jateng dan DIY Gatot Yulianto, dan VP PT. Valbury Asia Futures Semarang Willy Leo Santiko dalam diskusi  “Forum Bisnis Cerdas Berinvestasi” yang diadakan Radio Pas FM Semarang bertempat di Hotel Gets Semarang. Selasa (27/3). FOTO: M.Nurrozikan 

SEMARANG– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta masyarakat bisa mengenali risiko dalam berinvestasi sebelum memutuskan untuk terjun.

“Kenali dulu risikonya. Kalau perlu, harus belajar dari investasi yang kecil dulu, level kecil dulu,” kata Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Regional 3 Jateng dan DIY Gatot Yulianto di Semarang, Selasa.

Hal tersebut diungkapkan Gatot, saat menjadi pembicara pada “Forum Bisnis Cerdas Berinvestasi” yang diadakan Radio Pas FM Semarang bertempat di Hotel Gets Semarang.

Gatot menjelaskan pentingnya belajar dari level terkecil dalam bidang investasi, kemudian naik secara bertahap, untuk meminimalkan risiko yang didapatkan oleh nasabah yang melakukan investasi.

“Investasi itu kan standarnya pakai suku bunga yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jumlahnya berganti-ganti memang. Namun, sebenarnya bisa diamati untuk memilih investasi yang ditawarkan,” ungkapnya.

Dijelaskan Gatot, dalan berinvestasi tentu memliki risiko. Namun hal itu katanya jelas bisa dihindari dengan masyarakat memahami komposisinya.

“Kita harapkan seluruh masyarakat yang melakukan kegiatan di jasa keuangan di bawah sektor OJK harus memeahami komposisimya. Serta tahu perkembangan zaman, perkembangan invesati yang dari waktu ke waktu banyak perbubahan,” ucapnya.

Ketua Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal (LP3M) Investa Semarang Hari Prabowo mengungkapkan OJK sebenarnya tidak bosan-bosannya memberikan pemahaman untuk mewaspadai investasi bodong.

“Kalau ada tawaran investasi didengarkan dulu bolehlah. Namun, cek harus. Saya biasanya tanya dulu perizinannya, perusahaannya apa, ada izinnya tidak, kantornya di mana. Jadi, kenali risikonya,” terangnya

Sementara itu, VP PT. Valbury Asia Futures Semarang Willy Leo Santiko yang juga menjadi pembicara meminta masyarakat untuk tidak takut berinvestasi asalkan memiliki akal sehat dan pemahaman.

“Segala keputusan untuk melakukan bentuk investasi kan tanggung jawab masyarakat sendiri. Salah satu paling mendasar adalah risiko. Namun, risiko hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berinvestasi,” imbuhnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Lebih Dari 20 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN

JAKARTA – Program promo tambah daya listrik “Ramadan Peduli“ dan "Ramadan Berkah" disambut baik oleh pelanggan. Hingga 16 Mei...

ARTUGO Luncurkan Peranti Dapur Dengan Spesifikasi Istimewa

*Dukung Wirausaha Pemula TANGERANG- Diujung semester pertama tahun 2021, ARTUGO kembali meluncurkan sederet peranti dapur terbarunya. Tak tanggung – tanggung,...

Pertamina Berbagi Berkah Bulan Ramadhan

*Bantu Sarana Prasarana Panti Asuhan di Jateng-DIY SEMARANG– Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menjalankan program...

Lebaran di Pekalongan Aja Menginap di Hotel Santika Pekalongan

PEKALONGAN - Lebaran Sebentar lagi. Hari yang di identikan dengan kemenangan umat muslim di seluruh dunia yang selalu di...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Pertamina Siagakan Agen dan Pangkalan LPG

*Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H SEMARANG– Menyambut Idul Fitri 1442 H, Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah menetapkan...

PLN Berikan Bantuan Listrik Gratis di Jawa Tengah

SEMARANG - PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Jawa Tengah. Bantuan...

Must read

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...

PGSI Jateng Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian Sosial Hadapi Corona

  SEMARANG - Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI)...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda