Pedagang Bisa Tempati Pasar Johar Semarang Awal 2020

Pasar Johar Semarang/istimewa.

SEMARANG – Pembangunan Pasar Johar di Kota Semarang, Jawa Tengah saat ini telah memasuki tahap finishing dan ditargetkan bisa ditempati pedagang awal 2020.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menargetkan pembangunan pasar yang terbakar pada 2015 lalu bisa tampung akhir 2019 ini, sehingga pada 2020 diharapkan sebagian pedagang bisa menempati kembali.

“Kenapa sebagian? Kami harus hitung benar terutama kapasitas. Dulu pedagang banyak, tiba-tiba muncul hitungan 8.000 pedagang, 7.000 pedagang, 5.000 pedagang. Sekarang harus ditata yang benar sesuai kapasitas supaya pedagangnya nyaman,” kata Hendi, Selasa (22/10/19).

Dikatakan, bangunan Pasar Johar yang merupakan bekas kebakaran itu harus diperhitungkan dengan baik berapa kapasitas layaknya agar para pedagang nyaman dan aman.

“Nanti akan dihitung tim ahli. Dari yang tadinya 100 persen, berapa sih sebenarnya kekuatan di lantai dua. Kami tidak ingin semua masuk tiba-tiba bangunan tidak kuat karena bekas kebakaran,” ucapnya.

Mengantisipasi pedagang yang tidak dapat masuk ke pasar tersebut, kata dia akan dibuatkan sebuah cluster-cluster. Jika masih banyak dan diperlukan tempat lain, pihaknya akan membuat pasar baru.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah menambahkan, pembangunan Pasar Johar saat ini lebih kepada mechanical electrical, berupa pengetesan dan merapikan saluran listrik.

Selain itu, kajian muatan pasar dan pengelolaan bangunan juga tengah dilakukan oleh tim ahli. Hasil kajian tersebut akan dibuat buku manual pemakaian dan pengelolaan bangunan cagar budaya. (ZP/07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here