Ekonomi BisnisPemprov Pacu Pengembangan Objek Wisata Jateng Berkelas Dunia

Pemprov Pacu Pengembangan Objek Wisata Jateng Berkelas Dunia

-

- Advertisment -spot_img
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono saat memberikan sambutan dalam acara Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Hasil Riset Strategi Pengembangan Pariwisata Jateng, di Gedung BI Perwakilan Jateng, Kamis (11/4/19).

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memacu pembangunan dan pemberdayaan sektor pariwisata di Provinsi ini melalui berbagai pembangunan infrastruktur pendukungnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono meyakini, sektor pariwisata mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi strategis bagi daerah.

“Pariwisata juga bisa mendorong pertumbuhan pembangunan wilayah yang memiliki potensi alam dan potensi sejarah. Muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Sri Puryono saat membacakan sambutan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dalam acara Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Hasil Riset Strategi Pengembangan Pariwisata Jateng, di Gedung BI Perwakilan Jateng, Kamis (11/4/19).

Disebutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jateng, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Januari-November 2017 sebanyak 22.951 orang.

Sementara pada Januari-November 2018, sebanyak 20.829 orang wisman, terjadi penurunan sebanyak 2.122 orang atau 9,25%. Sebaliknya, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) yang mengunjungi Jateng naik sekitar 24% pada tahun 2018 atau mencapai 49.762.787 orang, jauh lebih banyak dibanding kunjungan Wisnus pada 2017 yakni 40.118.470 orang.

Dikatakan, terkait infrastruktur pendukung, saat ini keberadaan Bandara Ahmad Yani telah memiliki daya tampung lebih banyak, nyaman, dan bagus. Selain itu, rute-rute internasional yang langsung dari dan ke Semarang memberikan peluang positif.

Sedangkan, lanjutnya untuk transportasi air melalui Pelabuhan Tanjung Emas, tercatat semakin banyak kapal pesiar yang berlabuh, serta reaktivasi beberapa jalur Kereta Api di Jateng yang sebelumnya tidak difungsikan.

“Kalau daerah atau wilayah itu ingin berkembang, maka kembangkan perdagangan, kemudian kembangkan pariwisata dan investasi. Sektor pariwisata sangat penting,” ucapnya.

Melalui diseminasi hasil riset tersebut, dia berharap akan memperoleh informasi yang komprehensif dan kritis, mulai akar persoalan hingga solusi yang berujung pada kreasi dan inovasi terhadap sektor pariwisata di Jateng. Khususnya Sangiran, Borobudur, Dieng, Karimunjawa, yang merupakan prioritas Jateng dan bisa dikelola sebagai obyek wisata berkelas dunia.

“Saya berharap, diseminasi ini akan dapat membantu pariwisata Jateng berjaya menjadi magnet dunia. Kami optimistis, dari urun saran panjenengan samua, tahun 2019 ini, target 1,2 juta Wisman berkunjung ke Jateng akan terlampaui,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jateng, Soekowardojo mengemukakan, kawasan Joglosemar (Jogja, Solo dan Semarang) ditetapkan pemerintah sebagai salah satu destinasi wisata prioritas, dengan Candi Borobudur sebagai pusatnya dan didukung tiga Kawasan Strategis Baru Nasional (KSBN) lain, yakni Dieng, Karimunjawa dan Sangiran.

“Dari sini, kami memandang perlu adanya suatu kajian dalam mengidentifikasi tantangan daya dukung dan strategi pengembangan keempat KSBN itu, secara terintegrasi dalam rangka optimalisaai penerimaan devisa pariwisata Jateng,” tandasnya. (ZP/05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Derma 9 Rambah Pasar Skincare, Bisa Gabung Jadi Agen dan Reseller

SEMARANG - Klinik kecantikan Derma 9 serius menggarap pasar skincare untuk memberikan produk perawatan kecantikan yang terbaik. Derma 9 telah...

Springbed Kesehatan Makin Diminati Konsumen di Semarang

SEMARANG - Kasur springbed kesehatan untuk tulang belakang makin diminati oleh konsumen di Semarang, Jawa Tengah selama tahun 2021. Banyak...

Polri dan Pertamina Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Cilacap Rugikan Negara Rp 49 Miliar

SEMARANG - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Korpolairud Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri bersama Pertamina membongkar penyalahgunaan dan penimbunan BBM...

XL Axiata Business Solutions Raih Sertifikasi ISO 22301:2019

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions berhasil meraih Sertifikasi ISO 22301:2019 yang merupakan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Hotel Santika Pekalongan Gunakan Bahan Plastik Mudah Terurai Jaga Lingkungan

PEKALONGAN - Hotel Santika Pekalongan terus mendukung pemerintah untuk menggunakan bahan plastik yang ramah lingkungan untuk segala keperluan. Hotel Santika...

Musda XV HIPMI Jateng: Dua Calon Ketua Umum Janji Siap Kolaborasi dan Sinergi

SEMARANG - Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah ke XV segera digelar pada 28 -...

Must read

Akhir 2021, Dafam Buka 2 Hotel Baru SEMARANG- Pandemi tidak...

Grab Hadirkan Protect dan Cleaning Station

  SEMARANG- Wacana untuk masuk dalam 'kebiasaan baru' atau yang...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Berita TerkaitTERKINI
Rekomendasi untuk Anda