one-stop-property-new

Petugas Kantin dan Keamanan Dilatih Memadamkan Api

0
one-stop-property-new

SEMARANG – Petugas kantin dan keamanan PLN UP2D Jateng DIY dilatih memadamkan api ketika terjadi kebakaran. Pelatihan tersebut dilaksanakan di lapangan hijau PLN UP2D Jateng DIY Jalan Gatot Subroto No 5 Semarang. Seperti kita ketahui bersama bahwa kebakaran dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu, oleh karena itu petugas keamanan yang bertugas harus bisa menggunakan alat pemadam api ringan jika memang terjadi kebakaran pada kesempatan pertama.

Menurut Pejabat Keselamatan Kerja, Keamanan & Lingkungan Fathurokhman, kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya preventif mencegah terjadinya kebakaran.

“Selain menyiapkan SOP khusus ketika terjadi kebakaran, kami juga telah menyusun identifikasi bahaya dan pengendalian resiko kebakaran yang ada di Kantor PLN UP2D Jateng & DIY dan harus dipahami oleh semua pihak terutama petugas kantin dan kemanan,” ungkap Fathur, Jumat (21/6/19).

Petugas kantin PLN Mbak Tari mengatakan dirinya merasa senang bisa mendapatkan pengalaman terbaru mengenai teknik memadamkan api ketika terjadi kebakaran.

“Awalnya saya merasa takut, tapi Alhamdulillah saya mendapatkan ilmu baru tentang memadamkan api, apalagi saya sering menggunakan kompor untuk memasak disini,” kata Mbak Tari.

Petugas keamanan PLN Triyono menyampaikan bahwa dirinya bangga bisa terlibat dalam upaya pencegahan terjadinya kebakaran.

“Sebagai petugas keamanan saya memang harus siap dan sigap dalam menghadapi berbagai ancaman gangguan keamanan, terutama jika terjadi kebakaran. Pelatihan ini sangat membantu saya untuk mengingat kembali teknik teknik efektif dalam memadamkan api,“ ujar Triyono.

Dengan adanya pelatihan tersebut PLN berharap resiko terjadinya kebakaran dapat ditangani secepat mungkin sehingga tidak terjadi kebakaran yang bisa merugikan perusahaan. PLN UP2D Jateng DIY berkomitmen untuk senantiasa mengimplementasikan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. (ZP/06)

Tinggalkan pesanan

email kami rahasiakan